INILAH.COM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah menjajaki dua pasangan calon gubernur DKI Jakarta yang masuk putaran kedua, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). PKS memilih pasangan incumbent, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.
Kabar yang beredar, keputusan ini diambil bukan karena PKS berbeda visi dan misi Jokowi-Ahok. Namun, karena salah satu partai pendukung Jokowi-Ahok, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), 'alergi' atau tidak mau dengan PKS. Benarkah kabar itu?
Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq enggan berkomentar terkait isu tersebut. Ia mempersilakan untuk bertanya langsung kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Kalau soal itu silakan tanya kepada beliau (Mega), yang jelas kami membuka pintu kepada Jokowi," katanya.
Belum ada konfirmasi dari PDIP terkait kabar ini. [bar]