Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Mei 2015 | 22:06 WIB
Hide Ads

Belum Ada Kaitan Pemukulan Santri dengan Pilkada

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 10 Agustus 2012 | 19:17 WIB
Belum Ada Kaitan Pemukulan Santri dengan Pilkada
Rikwanto - inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto tidak melihat adanya kaitan antara kasus pemukulan terhadap santri Pondok Pesantren Riyadul Mu'min dengan isu SARA dan Pemilukada DKI Jakarta.

"Kasus tersebut tidak ada kaitannya dengan Pilkada, faktanya tidak sampai ke arah itu," ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jum'at (10/8/2012).

Ia menjelaskan, kasus itu akan diselesaikan secara hukum, dan saat ini tengah ditangani oleh Polres Jakarta Barat. Selain itu, Rikwanto juga membenarkan petugas telah menahan seorang pelaku pengeroyokan. "Iya sudah ditahan si pelaku berinisial R," singkat Rikwanto.

Sebelumnya, peristiwa pemukulan terjadi pada Kamis (9/8/2012) sekitar pukul 16.00 WIB bertempat di Pondok Pesantren Riyadul Mu'minin Jalan Tubagus Angke No 21 Jelambar Baru Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Penganiyaan terhadap relawan Fauzi-Nachrowi yang juga santri Ponpes tersebut bernama Yusuf.

"Iya benar ada pemukulan, bahkan bukan hanya pemukulan tapi juga penyerangan," kata Giofedi saat dihubungi INILAH.COM, Jakarta, Jumat, (10/8/2012).

Gio menceritakan, saat itu korban yaitu Yusuf dalam posisi tidur. Saat asik tidur, tiba-tiba didatangi oleh sekelompok orang tak dikenal. Yusuf dikeroyok oleh lima orang yang diduga dari keturunan Tionghoa. "Iya kenapa kita sebut penyerangan karena mereka itu masuk ke dalam pesantren, jadi bukan di luar pesantren tapi di dalam. Yusuf pun dikeroyok," terangnya.

Menurut Gio, korban Yusuf dalam hal ini tidak kenal dan tidak ada hubungan oleh para pelaku. "Yusuf gak kenal dan tidak ada masalah apa-apa, orang lagi tidur kok," jelas Giofedi.

Atas aksi tersebut, Yusuf mengalami luka lebam di bagian kaki dan tangan, bahkan sempat mengalami pingsan dan mata korban tidak dapat melihat. "Pelaku tidak memakai senjata apa-apa hanya mukulin doang," terangnya.[bay]

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.