Kamis, 30 Oktober 2014 | 22:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Belum Ada Kaitan Pemukulan Santri dengan Pilkada
Headline
Rikwanto - inilah.com
Oleh: Ahmad Farhan Faris
metropolitan - Jumat, 10 Agustus 2012 | 19:17 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto tidak melihat adanya kaitan antara kasus pemukulan terhadap santri Pondok Pesantren Riyadul Mu'min dengan isu SARA dan Pemilukada DKI Jakarta.

"Kasus tersebut tidak ada kaitannya dengan Pilkada, faktanya tidak sampai ke arah itu," ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jum'at (10/8/2012).

Ia menjelaskan, kasus itu akan diselesaikan secara hukum, dan saat ini tengah ditangani oleh Polres Jakarta Barat. Selain itu, Rikwanto juga membenarkan petugas telah menahan seorang pelaku pengeroyokan. "Iya sudah ditahan si pelaku berinisial R," singkat Rikwanto.

Sebelumnya, peristiwa pemukulan terjadi pada Kamis (9/8/2012) sekitar pukul 16.00 WIB bertempat di Pondok Pesantren Riyadul Mu'minin Jalan Tubagus Angke No 21 Jelambar Baru Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Penganiyaan terhadap relawan Fauzi-Nachrowi yang juga santri Ponpes tersebut bernama Yusuf.

"Iya benar ada pemukulan, bahkan bukan hanya pemukulan tapi juga penyerangan," kata Giofedi saat dihubungi INILAH.COM, Jakarta, Jumat, (10/8/2012).

Gio menceritakan, saat itu korban yaitu Yusuf dalam posisi tidur. Saat asik tidur, tiba-tiba didatangi oleh sekelompok orang tak dikenal. Yusuf dikeroyok oleh lima orang yang diduga dari keturunan Tionghoa. "Iya kenapa kita sebut penyerangan karena mereka itu masuk ke dalam pesantren, jadi bukan di luar pesantren tapi di dalam. Yusuf pun dikeroyok," terangnya.

Menurut Gio, korban Yusuf dalam hal ini tidak kenal dan tidak ada hubungan oleh para pelaku. "Yusuf gak kenal dan tidak ada masalah apa-apa, orang lagi tidur kok," jelas Giofedi.

Atas aksi tersebut, Yusuf mengalami luka lebam di bagian kaki dan tangan, bahkan sempat mengalami pingsan dan mata korban tidak dapat melihat. "Pelaku tidak memakai senjata apa-apa hanya mukulin doang," terangnya.[bay]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER