INILAH.COM, Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan kedatangannya ke kantor DPP PKS hari ini, hanya sekedar silaturahmi Ramadhan. Mengenai koalisi di Pemilukada DKI putaran kedua, Jokowi mengatakan hal itu belum ada keputusan.
"Masih dalam proses, meski ada yang cocok dan tidak cocok," ucap Cagub yang juga Walikota Solo ini, di DPP PKS, Minggu (5/8/2012).
Jokowi melanjutkan PKS masih melihat siapa pasangan Cagub yang programnya baik dan sesuai dengan visi dan misi partai tersebut. Bagi Jokowi, terkait dengan koalisi di putaran kedua, keputusannya ada di PKS, pihaknya siap berkoalisi jika PKS menginginkan. "Keputusan ada disana. Kita hanya akan memproses agar terjadi sesuai dengan visi dan misi yang sama," ujarnya.
Sebelumnya Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq mengatakan untuk masalah akan berkoalisi dengan siapa, hal itu masih terus dikaji. "Akan dibicarakan lagi apa yang bisa dibicarakan," ujar Luthfi usai bertemu dengan Jokowi.
Luthfi menjelaskan, hampir semua kandidat agendanya sama. Namun, tinggal pasangan mana yang bisa mengadopsi agenda pasangan Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini. "Tidak harus orangnya. Tapi agendanya yang jalan," tandasnya.[bay]