Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 27 Februari 2015 | 20:05 WIB
Hide Ads

Kemampuan Jokowi-Ahok Masih Dipertanyakan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 31 Juli 2012 | 19:33 WIB

Berita Terkait

Kemampuan Jokowi-Ahok Masih Dipertanyakan
inilah.com/Ardhy Fernando

INILAH.COM, Jakarta - Kemampuan dari pasangan calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama yang kerap disebut Jokowi-Ahok masih dipertanyakan untuk memimpin Jakarta, walaupun berpengalaman memimpin suatu daerah.

"Jokowi dan Ahok dari kota kecil tapi masih jadi pertanyaan apa bisa membangun kota besar Jakarta dan mengentaskan problematika kota Jakarta," kata kader Partai Gerindra Permadi dalam diskusi Bersama 'Mempertanyakan Komitmen Keturunan China' di Warung Daun Jalan Wolter Monginsidi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (31/7/2012).

Pria yang senang mengenakan pakaian hitam-hitam ini mengatakan, permasalahan dari calon pasangan tersebut bukan pada masalah etnisnya, tapi pada kemampuannya.

"Siapa pun yang menjadi gubernur bila tidak ada ketegasan akan rusak Jakarta ini. Dulu Ali Sadikin tegas, tapi pasca Ali Sadikin Jakarta hancur. Nah, kalau Foke, jelas tidak mungkin, karena 5 tahun tidak mungkin," ucapnya.

Dalam diskusi yang juga dihadiri Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN), Permadi menilai, pasangan Jokowi-Ahok memiliki kepentingan lain selain politik. Hal ini karena, menurutnya 48 orang terkaya di dunia yang ada di Indonesia empat orang pribumi dan 44 orang lainnya adalah non pribumi. "Artinya, tidak ada hambatan dalam mengembangkan bisnisnya," katanya.

Menurutnya, Undang-Undang Dasar tidak mengenal isu SARA, karena isu ini sangat berbahaya. Dia mencermati, pasangan Jokowi-Ahok ini kerap mendapat isu rasis disangkutpautkan dengan agama. "Kalau kita mau menyelesaikan kasus SARA, komitmen terhadap kasus China, harus berkomitmen komprehensif dari segala sudut pandang," ujar Permadi. [mvi]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.