Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 28 April 2015 | 12:17 WIB
Hide Ads

Polisi Tangkap Aksi Pencurian Di Rumah WN Rusia

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Senin, 30 Juli 2012 | 19:15 WIB
Polisi Tangkap Aksi Pencurian Di Rumah WN Rusia
Foto : Ilustrasi

INILAH.COM, Denpasar - Pelaku berinisial AS (39) yang melakukan pencurian di rumah warga negara Rusia, Maria Lugovaya yang beralamat di Jalan Kemoning Gang Tunjung, Desa Sawangan, Nusa Dua, Bali akhirnya berhasil ditangkap oleh petugas satuan Polsek Kuta Selatan.

"Pelaku ditangkap pada Kamis 26 Juli 2012 lalu sekitar pukul 02.00 Wita, setelah sebelumnya kami menerima laporan pencurian dari korban," ujar Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Gede Ganefo, Senin (30/7/2012).

Naasnya pelaku ternyata orang dekat korban yang sehari-hari bekerja sebagai pembersih kolam di rumah yang disewa korban selama berada di Bali. Bahkan selama ini tersangka dipercaya dan diberi kunci duplikat rumah korban agar mudah masuk untuk membersihkan kolam milik Korban namun niat baik korban disalahgunakan pelaku dengan mencuri di rumah korban.

Dalam aksi jahatnya, pelaku awalnya berhasil mengambil uang korban sebanyak US$ 200 tanpa di ketahui korban, dan aksi berikutnya pelaku kembali mengambil uang korban sebesar US$220, dan untuk ketiga kalinya pelaku kembali berbuat jahat dengan mengambil sejumlah perhiasan korban yang disimpan dalam lemarinya dan lagi-lagi pelaku berhasil lolos tanpa di curigai korban

"Belakangan tersangka kembali mengambil uang korban sebesar US$ 100, dan yang terakhir sebanyak US$ 450. Sedangkan hasil curiannya sudah ditukar dalam bentuk rupiah dan sebagian habis dipakai tersangka," jelasnya.

Kini atas perbuatannya, tersangka AS akhirnya dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.[bay]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.