Jumat, 1 Agustus 2014 | 04:38 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pisah Ranjang Tujuh Bulan, Khoirul Cabuli Tetangga
Headline
foto:ilustrasi
Oleh:
metropolitan - Senin, 30 Juli 2012 | 10:11 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Mojokerto - Polisi mengamankan Khoirul Huda (25) warga Lingkungan Radegan, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto karena telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur. Dia diduga melakukan pencabulan terhadap tetangganya sendiri yang baru berumur 16 tahun.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Luwi Nur Wibowo mengatakan, pelaku sudah dijebloskan ke Mapolres Mojokerto Kota. "Pelaku langsung kita amankan untuk dimintai keterangan setelah kita mendapatkan laporan dari warga," ucapnya Senin (30/7/2012) pagi. Demikian seperti dikutip dari beritajatim.com.

Pelaku langsung diamankan saat berada di rumahnya karena pihaknya mendapatkan jika warga akan merunjuk rasa ke rumah orang tua pelaku. Pelaku langsung digiring ke Mapolres Mojokerto Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Pelaku mengakui perbuatannya, pelaku mengaku nekat melakukan pencabulan karena pisah ranjang dengan istrinya tujuh bulan sehingga pelaku melapiaskan kepada korban yang masih tetanggannya sendiri. Modusnya dengan membujuk korban dan mengajaknya mencari tokek yang ada di rumahnya," ujarnya.

Kasat menuturkan, saat korban diajak ke kamar mandi kemudian, puluhan warga setempat menggerebek pelaku. Petugas yang mendapat laporan warga langsung datang ke lokasi kejadian dan mengamankan pelaku. Pelaku langsung diamankan ke Mapolres Mojokerto Kota untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dari keterangan pelaku, aksi tersebut sudah dilakukan pelaku dua kali terhadap korban di tempat yang sama. Yang pertama pada dua bulan lalu, setelah kita lakukan pemeriksaan dan keterangan sejumlah saksi serta diperkuat hasil visum, pelaku kita tetapkan sebagai tersangka," jelasnya.

Tak hanya menyandang status tersangka, tersangka kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Mojokerto Kota. Tersangka dijerat pasal 81 dan 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2009 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER