Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 3 Mei 2015 | 20:51 WIB
Hide Ads

Panwaslu: Kegiatan Ramadan Bukan Untuk Kampanye

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Selasa, 24 Juli 2012 | 12:53 WIB

Berita Terkait

Panwaslu: Kegiatan Ramadan Bukan Untuk Kampanye

INILAH.COM, Jakarta - Meski tak melarang pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta menggelar kegiatan Ramadhan, namun Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta menilai, bulan Ramadhan sangat berisiko terjadinya pelanggaran Pemilukada.

"Kalau terpeleset bisa jadi ajang kampanye, bila terbukti ada saksi dan alat bukti maka bisa melanggar pasal 116 ayat (1) UU nomor 32 tahun 2004," kata Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdhansyah saat dihubungi di Jakarta, Selasa (24/7/2012).

Ramdhansyah mencontohkan, pelanggaran yang dilakukan seperti menggunakan tempat ibadah sebagai ajang kampanye, meluncurkan isu SARA atau membagi sembako. "Parahnya juga bila menghasut. Ini bisa terancam didiskualifikasi," ucapnya.

Ia melanjutkan, Panwaslu juga telah berkirim surat kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang terdiri dari seluruh perwakilan agama untuk saling mengawasi. "Jangan sampai tempat ibadah jadi ajang kampanye," katanya.

Seperti diketahui, kegiatan yang dilakukan Cagub DKI nomor urut tiga, Jokowi dan Cawagub nomor urut satu, Gubernur Nachrowi Ramli dengan menggelar sahur serta buka puasa bersama sempat dipertanyakan. Terkait kegiatan tersebut Panwaslu mengingatkan agar berada di koridor-koridor yang telah ditetapkan.[bay]

Tag :

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.