Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 30 Januari 2015 | 01:20 WIB
Hide Ads

Seorang Wanita Dirampok dan Nyaris Diperkosa

Oleh : Ibnu Saechu | Senin, 23 Juli 2012 | 20:05 WIB
Seorang Wanita Dirampok dan Nyaris Diperkosa
foto: Ilustrasi

INILAH.COM, Cirebon - Sekelompok laki-laki berandalan di Cirebon beraksi saat bulan suci Ramadan. Marlina (20), seorang wanita asal Desa Kertasari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon nyaris diperkosa setelah sejumlah perhiasannya dipreteli.

Informasi yang berhasil dihimpun Senin (23/07/2012), peristiwa berawal saat korban diajak jalan-jalan oleh salah seorang lelaki yang baru dikenalnya. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ini percaya begitu saja, saat pelaku mengajaknya berkencan di lapangan bola Asem Pendek Desa Bodesari, Kecamatan Plumbon.

Saat sampai di lapangan bola, ternyata di sana sudah ada empat laki-laki lain yang diduga tengah mabuk. Mereka kemudian merampas handphone korban dan perhiasan yang dikenakannya. Korban yang hendak berteriak kemudian dipukul oleh salah seorang pelaku. Mulut korban pun dibekap dengan tangan korban seraya mengancamnya akan membunuh korban jika berteriak.

Tidak hanya sampai di situ, para pelaku yang berjumlah sekitar lima orang ini pun kemudian menelanjangi korban dan hendak memperkosanya. Beruntung pada saat itu, ada sejumlah warga yang melintas dekat lapangan. Korban pun berusaha melepaskan diri dari cengkraman kelima pelaku dan berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan korban, warga yang berada tidak jauh dari lokasi langsung mendatangi korban yang sudah setengah telanjang. Sementara para pelaku langsung kocar kacir.Petugas Polsek Depok Kabupaten Cirebon yang menangani kasus tersebut kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap dua dari lima pelaku.

Kedua pelaku yang berhasil ditangkap, yakni, Tio Prayitno (26), warga Desa Marikangen dan Ipin (21), warga Desa Lurah, Kecamatan Plumbon. Kapolres Cirebon, AKBP Henrianto Bachtiar didampingi Kapolsek Depok, Ajun Komisaris Dian Setiawan mengatakan, pihaknya telah mengantongi tiga nama pelaku lainnya. "Saat ini kami tengah melakukan pengejaran terhadap tiga tersangka lainnya," tegas Hero, Senin (23/07/2012).[bay]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

38279

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.