Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 1 Maret 2015 | 09:50 WIB
Hide Ads

Sepeda Motor Dominasi Pelanggaran Lalin di Jaktim

Oleh : Anton Hartono | Kamis, 19 Juli 2012 | 02:16 WIB

Berita Terkait

Sepeda Motor Dominasi Pelanggaran Lalin di Jaktim
inilah.com/wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Hingga hari ini jajaran kepolisian lalu lintas masih terus menggelar Operasi Patuh Jaya 2012 di setiap ruas jalan ibukota. Berdasarkan catatan di Satuan Wilayah Lalu Lintas Polres Jaktim menyebutkan jumlah pelanggar lalu lintas (lalin) terbanyak adalah pengendara sepeda motor.

"Dari pengamatan di lapangan, pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua yang masih memiliki tingkat disiplin sangat kurang," ujar AKBP Supoyo, Kasat Lantas Polres Jaktim, Rabu (18/7/2012).

Menurutnya pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara sepeda motor diantaranya berkendara tanpa menyalakan lampu, tidak menindahkan aturan traffic light serta berhenti melebihi garis stop di setiap traffic light.

Sementara itu hasil Operasi Patuh Jaya hari ini, pihaknya telah menindak sebanyak 135 pelanggar yang terdiri dari 32 angkutan umum dan 103 kendaraan pribadi antara lain 76 pengendara sepeda motor yang melintas di jalur yang berlawanan arah serta 29 kendaraan roda dua dan empat yang melintas di jalur Bus Transjakarta.

Dari 135 kendaraan yang diberiksan sanksi itu didapat di sepanjang Jl Raya Bogor, mulai dari kawasan Cililitan hingga Krawatjati. Sementara untuk jumlah personil yang dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya sebanyak 120 anggota gabungan diantaranya anggota Satlantas Sabhara, Provos, Intel, Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta petugas Satpol PP.

"Ini adalah kegiatan serentak di lima wilayah sesuai arahan dari Polda Metro Jaya untuk menciptakan ketertiban dan kedisiplinan menjelang puasa, sehingga diharapkan tercipta rasa aman bagi masyarakat," tambah Supoyo.[jat]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.