Kamis, 24 April 2014 | 12:55 WIB
Follow Us: Facebook twitter
1.222 Kendaraan Terjaring Operasi Patuh Jaya
Headline
inilah.com/wirasatria
Oleh: Ahmad Farhan Faris
metropolitan - Kamis, 19 Juli 2012 | 00:47 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya telah menggelar Operasi Patuh Jaya sejak Senin, (16/7) kemarin. Selama operasi berlangsung, petugas kepolisian mencatat banyak pelanggaran yang dilakukan menerobos jalur busway.

Menurut Kepala Seksi Penindakan dan Pelanggaran Polda Metro Jaya, AKP Bambang Gunawan, pihaknya sudah mencatat ada ribuan yang melakukan pelanggaran bagi pengendara di lalu lintas.

"Paling banyak itu pengendara yang melawan arus yaitu sekitar 1.122 pelanggaran. Sementara, pengendara yang menerobos jalur busway transJakarta 1.075 pelanggaran. Ini data selama tiga hari operasi," ujar Bambang di Jakarta, Rabu, (18/7/2012).

Dia menjelaskan, pengendara sepeda motor yang sering melakukan pelanggaran terutama di kawasan Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Tangerang Kabupaten. "Petugas sudah kita sebar di jalur-jalur busway, karena jalur itu yang rawan atas pelanggaran marka," terangnya.

Bambang mengatakan, sejak kemarin puluhan petugas kepolisian disebar di jalur-jalur busway yang bersinggungan dengan jalur kendaraan lain. Misalnya, di jalur busway koridor X (Pinang Ranti-Pluit). "Sebab, jalur busway ini banyak bersinggungan dengan antrian masuk dan keluar tol dalam kota," singkatnya.

Di samping itu, volume kendaraan yang melintas di sepanjang Jalan MT Haryono dan Jalan Gatot Subroto, yang dilalui koridor X juga sering dilintasi oleh pengendara sepeda motor, bahkan pengemudi mobil atau bus umum. "Untuk itu, polisi mulai melakukan sterilisasi di jalur ini dengan melakukan penilangan," tegasnya.

Berdasarkan data Polda Metro Jaya bulan Mei dan Juni 2012, pelanggaran melawan arus dan menerobos jalur busway masuk ke dalam tiga besar jenis pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi. Pada peringkat pertama, pelanggaran paling banyak terjadi adalah tidak menggunakan helm. Kemudian pelanggaran busway dan melawan arus.

Di bulan Mei, pelanggaran menerobos jalur busway terjadi 7.209 kali dan melawan arus 3.853 kali. Sementara pada bulan Juni, pelanggaran menerobos jalur busway sebanyak 5.644 kali dan melawan arus 5.839 kali.[jat]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.