INILAH.COM, Jakarta - Ketua DPP Demokrat bidang Komunikasi dan Informasi, Ruhut Sitompul, menilai pasangan cagub-cawagub DKI Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama, tidak layak untuk memimpin DKI.
Menurut Ruhut, banyak perbedaan antara Solo, tempat asal Jokowi dan Belitung Timur, daerah Basuki atau Ahok. "Sebenarnya bila ditelusuri, di Solo maupun di Belitung Timur, mereka itu tak punya track record. Mengatasi kemacetan dan banjir emang mudah?" ungkap Ruhut, Rabu (18/7/2012).
Ruhut menilai, kelebihan pasangan ini adalah keberhasilan menggunakan politik pencitaraan yang bagus. Politik pencitraan ini sejalan dengan keinginan warga Jakarta yang mau perubahan.
"Mereka cuma menang dalam pencitaraan saja. Padahal kalau kita lihat, tidak ada program yang ditawarkan Jokowi dan Ahok. Meraka cuma mengumbar janji-janji saja," kata Ruhut.[bay]