Senin, 21 April 2014 | 03:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kerap Resahkan Masyarakat, Derek Liar Ditangkap
Headline
Foto : Ilustrasi
Oleh: Ahmad Farhan Faris
metropolitan - Rabu, 4 Juli 2012 | 20:37 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Subdit Ranmor Polda Metro Jaya berhasil menangkap komplotan derek liar yang biasa merusak, memeras dan berbuat tidak menyenangkan di sekitar Tol Cawang, Cililitan dan Pondok Gede di Jakarta Timur, Senin (2/7/2012) malam.

"Koperasinya bernama Koperasi Pemilik Armada Derek, yang berdiri pada 5 Maret 1999. Tapi, izin usaha koperasinya sudah mati sejak tahun 2004 silam, namun dimanfaatkan sampai sekarang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, Rabu (4/7/2012) di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto menjelaskan, stiker koperasi dipasang oleh para pelaku pada bagian pintu mobil derek guna dipercaya oleh pelanggan. Bukan hanya itu, di ruko maskasnya di Jalan Raya Cililitan , Jakarta Timur juga tertulis nama koperasi 'Kopader'. "Jadi untuk pembayarannya itu menggunakan kwitansi, ada cap koperasi dan daftar harga derk berdasarkan jenis mobil dan jarak derek. Jadi seolah-olah semuanya resmi," ucapnya.

Berdasarkan data yang tercatat di KOP list tarif derek, tercatat koperasi ini berbadan hukum nomor 774/bh/kwk.9/III/1999, beralamat kantor di Jalan Mayjend Sutoyo No 21 B Cililitan, Jakarta Timur, serta izin prinsip Gubernur DKI Jaya no 2003.538.1 tahun 1999.

Sementara Kasubdit Ranmor Kompol Arie Ardian mengatakan, tersangka yang dibekuk ada empat orang yakni AM berperan sebagai pengalih perhatian korban, AW berperan merusak master kopling mobil korban, IS berperan menerima uang dan pemberi kwitansi pembayaran jasa derek mobil, AL berperan sebagai ketua kepengurusan derek liar dan masih ada seorang DPO yakni F alias N yang berperan memberhentikan mobil korban serta memasang rantai penarik mobil.

Sementara, modus yang dilakukan yaitu dengan membuntuti mobil di tol sambil menyalakan lampu darurat dan menghentikan mobil tersebut, terkesan bahwa mobil sedang korban bermasalah. Saat korban turun dari mobil, bersamaan itu juga para pelaku mengatakan onderdil mobil ada yang rusak. Pelaku bagi tugas ada yang berbicara dengan korban, memutus tali kopling dan memasang mobil korban ke mobil derek.

Tidak hanya menangkap empat tersangka, polisi juga menyita tiga unit truk Mitsubishi fuso (Derek), satu unit truk Fuso, satu mobil taksi Express, satu unit mobil MitsubisiL 300, satu papan pengumunan, satu buah bukuk operasonal derek, satu perangkat stempel dan dokumen lainnya. Atas perbuatannya, kepada tersangka dikenakan pasal 365, 406, 170 dan 355 KUHP, tentang pengerusakan, perbuatan tidak menyenangkan dan pemerasan dengan ancaman diatas enam tahun penjara.[bay]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.