Sabtu, 22 November 2014 | 09:43 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Terapkan KDM, BPLHD Awasi 500 Gedung di Jakarta
Headline
inilah.com
Oleh: Wahyu Praditya Purnomo
metropolitan - Jumat, 1 Juni 2012 | 02:12 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Guna melaksanakan Peraturan Gubernur (Pergub) no 50 tahun 2012 tentang Kawasan Dilarang Merokok (KDM), Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta akan memperketat pengawasan terhadap 500 gedung dan 54 angkutan umum di Jakarta.

Kepala Bidang Penegakan Hukum BPLHD DKI Jakarta, Ridwan Panjaitan mengatakan, dari 500 gedung yang akan mendapatkan pengawasan diantaranya, 52 mal, 86 restoran mandiri, 61 hotel, 72 kantor swasta, 64 tempat ibadah, 50 sekolah, dan 66 kantor pemerintah.

"Pengawasan terhadap gedung-gedung dalam penerapan KDM telah dilakukan sejak tahun 2011," kata Ridwan, Kamis (31/5/2012).

Menurutnya, bagi gedung-gedung yang tidak menerapkan KDM, akan dikenakan sanksi berjenjang, dari ringan hingga berat. Sanksi paling ringan yaitu merupakan sanksi administrative yaitu dengan mengirimkan surat peringatan sebanyak 3 kali.

Jika setelah dilayangkan surat peringatan tiga kali, pengelola gedung tidak melakukan perbaikan, maka akan dikenakan sanksi moral atau sosial yaitu dengan mengumumkan nama gedung ke media massa. Selanjutnya, akan dikenakan sanksi penghentian usaha sementara hingga sanksi paling berat yaitu pencabutan izin usaha.

“Dengan pergub baru, maka masing-masing SKPD baik ditingkat kotamadya, kabupaten, kecamatan hingga kelurahan menjalankan tugas pengawasan di daerahnya masing-masing,” tuturnya. [ton]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER