Sabtu, 1 November 2014 | 17:16 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Polda : Airsoft Gun Tidak Boleh Dibawa Pulang
Headline
inilah.com
Oleh: Anton Hartono
metropolitan - Senin, 7 Mei 2012 | 15:40 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya menegaskan bahwa setiap pemilik airsoft gun tidak diperbolehkan untuk membawa senjatanya pulang ke rumah atau kemanapun.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan airsoftgun di kalangan masyarakat.

"Kalau kedapatan membawa airsoft gun saat di jalan, itu sudah melanggar. Karena airsoft gun adalah jenis senjata olahraga dan tidak boleh dibawa pulang," kata Rikwanto kepada INILAH.COM, Senin (7/5/2012).

Dia mengatakan penggunaan airsoft gun hanya diperbolehkan di tempat khusus ia menembak saat berolahraga. Jika sudah selesai berolahraga, hendaknya disimpan di gudang tempatnya berolahraga. Hal ini sesuai dengan Peraturan Keputusan Kapolri No.8 Tahun 2012 tentang peraturan dan pengawasan senjata untuk olahraga.

Karena itu, jika ada warga yang kedapatan membawa airsoft gun di perjalanan, tentunya sudah melanggar hukum. Pasalnya airsoft gun bukanlah barang mainan, melainkan salahsatu senjata yang dapat melumpuhkan lawan.[bay]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
8 Komentar
cien sui
Jumat, 14 Desember 2012 | 16:41 WIB
bisa ngk nitip pesan ke wagub DKI jakarta Pak Basuki/Ahok soal airsoftgun ini...soalnya pak ahok pengemar airsoft juga...mana tau airsofter di jakarta bisa di mediasi dengan pihak DPR jadi bisa diputuskan mana yg airgun dan mana yg airsoftgun...saya ngk bisa karena posisi di medan bro...tolong ya airsofter jakarta...thanks ya bro
jackie purnama
Selasa, 23 Oktober 2012 | 16:57 WIB
percuma bekoar di sini. Mending kirim surat ke DPR supaya bisa di mediasi untuk debat tentang legalitas airsoft gun di senayan
Charger69
Selasa, 23 Oktober 2012 | 09:17 WIB
Sekarang saya mau nanya sama Bapak. Kalo saya main airsoftgun di gunung pancar,atau di pulau Onrust,atau di area lain yang tidak memungkinkan adanya lokasi penyimpanan unit,apa mau dikubur di lokasi? Bapak merupakan perwira tinggi,yang nota bene sudah melewati bermacam macam sekolah komando atau sekolah pimpinan. Tolong kalau memberi wacana yang bermutu dan jelas Pak,jangan sampai bias di masyarakat. Masih banyak hal" lain rekan" Polisi lebih penting untuk diurus. Sekian tanggapan dari saya. Terima kasih.
paladin
Selasa, 23 Oktober 2012 | 05:07 WIB
airsoftgun adalah mainan pak, dan anda harus dapat membedakan mana airgun, mana airsoft gun. mainan yang dijual ditoko kelontong seharga 15rebuan berbentuk pist*l sudah bisa dikategorikan sebagai airsoftgun. apakah juga harus disimpan digudang perbakin? bikinlah hukum yang jelas pak. dan dilihat dari sisi manapun, airsoftgun tidaklah berbahaya karena tidak mematikan. Malahan lebih berbahaya pisau dapur. kenapa pisau dapur tidak harus memakai surat2 sedangkan airsoftgun harus memakai surat2? aneh bukan? jika anda mempermasalahkan bentuknya, maka buatlah hukum yang jelas mmisalnya harus membedakan mana airsoftgun dan mana senp*.
Anak Jakarta
Selasa, 23 Oktober 2012 | 01:14 WIB
ngga beres nih, siapa yg cekokin beliau yah?.. mainan kok sampe diginiin, airsoftgun sama airgun itu harus dibedain pak polisi, yg sering digunakan kejahatan itu airgun dan banyak dimiliki para pecundang itu airgun, airsofter tergabung dengan club/komunitas lebih disiplin terhadap unit mainnannya pak dibanding sama anak buah bapak yg bragajulan sama senpi dijalanan.
airsofter
Minggu, 13 Mei 2012 | 23:03 WIB
airsoftgun adalah replica dari senpi sesungguhnya dan tetap mainan pak, sedikitpun tidak berbayaha apbila diperlakukan dengan benar. kesalahan bukan pada ersopnya melainkan pihak yg tidak bertanggung jawab yang hanya merusak citra para airsofter. kami punya kode etik, airsofter ga akan keluarin unit airsoftgunnya di depan umum buat nodong orang. kami para airsofter itu sadar betul bahwa airsoft hanya wahana olah raga dan permainan buat ilangin stress, buat have fun, buat senang2 dengan menjunjung tinggi faktor keselamatan, bukan buat nakut2in. saya belum pernah baca atau dengar berita tentang orang yg meninggal tertembak airsoftgun. yang ada pake pisau dapur, kenapa ga digudangin aja sekalian. salam airsofter...
sotoi
Minggu, 13 Mei 2012 | 22:44 WIB
kapan undang2 itu di buat kapolri? udah gak benar ini negara...
Roy
Jumat, 11 Mei 2012 | 11:07 WIB
Pak, Airsoft Gun tetap mainan. kalau dibawa-bawa artinya para airsofter mau pergi main di arena...kita tidak hanya BERMAIN di satu arena saja !, dan untuk pergi ke arena tersebut, airsoft harus dibawa. cara kita bawa adalah masukkan kedalam gun-bag, semua magazine dan batre dilepas, dan gun bag ditaruh di bagasi mobil. kalau pun ada airsofter yang gila, mempergunakan airsoft tersebut untuk bela diri, dia sudah keburu habis duluan di gebukin, jangan pikir mudah ngeluarin dari gun bag dan mempersiapkan airsoft untuk bela diri. DAN Kalau memang ada yang mempergunakan airsoft gun tersebut untuk hal-hal seperti ngerampok, bela diri, dll....dah ditembak mati ditempat saja !. polisi memangnya ga pake senjata peluru tajam ?. dan kalau memang dibilang terlambat, ya banyakin lah patroli polisi dll. jangan limpahkan semua kesalahan ke para airsofter yang bermain dan berlaku dengan benar.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER