Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Desember 2014 | 10:15 WIB
Hide Ads

Polda : Airsoft Gun Tidak Boleh Dibawa Pulang

Oleh : Anton Hartono | Senin, 7 Mei 2012 | 15:40 WIB
Polda : Airsoft Gun Tidak Boleh Dibawa Pulang
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya menegaskan bahwa setiap pemilik airsoft gun tidak diperbolehkan untuk membawa senjatanya pulang ke rumah atau kemanapun.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan airsoftgun di kalangan masyarakat.

"Kalau kedapatan membawa airsoft gun saat di jalan, itu sudah melanggar. Karena airsoft gun adalah jenis senjata olahraga dan tidak boleh dibawa pulang," kata Rikwanto kepada INILAH.COM, Senin (7/5/2012).

Dia mengatakan penggunaan airsoft gun hanya diperbolehkan di tempat khusus ia menembak saat berolahraga. Jika sudah selesai berolahraga, hendaknya disimpan di gudang tempatnya berolahraga. Hal ini sesuai dengan Peraturan Keputusan Kapolri No.8 Tahun 2012 tentang peraturan dan pengawasan senjata untuk olahraga.

Karena itu, jika ada warga yang kedapatan membawa airsoft gun di perjalanan, tentunya sudah melanggar hukum. Pasalnya airsoft gun bukanlah barang mainan, melainkan salahsatu senjata yang dapat melumpuhkan lawan.[bay]

8 Komentar

Image Komentar
CIEN SUI - Jumat, 14 Desember 2012 | 16:41 WIB
Bisa ngk nitip pesan ke wagub dki jakarta pak basuki/ahok soal airsoftgun ini...soalnya pak ahok pengemar airsoft juga...mana tau airsofter di jakarta bisa di mediasi dengan pihak dpr jadi bisa diputuskan mana yg airgun dan mana yg airsoftgun...saya ngk bisa karena posisi di medan bro...tolong ya airsofter jakarta...thanks ya bro
Image Komentar
JACKIE PURNAMA - Selasa, 23 Oktober 2012 | 16:57 WIB
Percuma bekoar di sini. mending kirim surat ke dpr supaya bisa di mediasi untuk debat tentang legalitas airsoft gun di senayan
Image Komentar
CHARGER69 - Selasa, 23 Oktober 2012 | 09:17 WIB
Sekarang saya mau nanya sama bapak. kalo saya main airsoftgun di gunung pancar,atau di pulau onrust,atau di area lain yang tidak memungkinkan adanya lokasi penyimpanan unit,apa mau dikubur di lokasi? bapak merupakan perwira tinggi,yang nota bene sudah melewati bermacam macam sekolah komando atau sekolah pimpinan. tolong kalau memberi wacana yang bermutu dan jelas pak,jangan sampai bias di masyarakat. masih banyak hal" lain rekan" polisi lebih penting untuk diurus. sekian tanggapan dari saya. terima kasih.
Image Komentar
PALADIN - Selasa, 23 Oktober 2012 | 05:07 WIB
Airsoftgun adalah mainan pak, dan anda harus dapat membedakan mana airgun, mana airsoft gun. mainan yang dijual ditoko kelontong seharga 15rebuan berbentuk pist*l sudah bisa dikategorikan sebagai airsoftgun. apakah juga harus disimpan digudang perbakin? bikinlah hukum yang jelas pak. dan dilihat dari sisi manapun, airsoftgun tidaklah berbahaya karena tidak mematikan. malahan lebih berbahaya pisau dapur. kenapa pisau dapur tidak harus memakai surat2 sedangkan airsoftgun harus memakai surat2? aneh bukan? jika anda mempermasalahkan bentuknya, maka buatlah hukum yang jelas mmisalnya harus membedakan mana airsoftgun dan mana senp*.
Image Komentar
ANAK JAKARTA - Selasa, 23 Oktober 2012 | 01:14 WIB
Ngga beres nih, siapa yg cekokin beliau yah?.. mainan kok sampe diginiin, airsoftgun sama airgun itu harus dibedain pak polisi, yg sering digunakan kejahatan itu airgun dan banyak dimiliki para pecundang itu airgun, airsofter tergabung dengan club/komunitas lebih disiplin terhadap unit mainnannya pak dibanding sama anak buah bapak yg bragajulan sama senpi dijalanan.

Kirim Komentar

Login with