Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 06:23 WIB

Aksi Geng Pita Kuning Berawal dari Pesan Singkat

Oleh : Anton Hartono | Jumat, 20 April 2012 | 18:01 WIB
Aksi Geng Pita Kuning Berawal dari Pesan Singkat
Foto : Ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Aksi solidaritas anggota TNI untuk melakukan penyerangan terhadap geng motor pada 13 April 2012 lalu, bermula dari beredarnya pesan singkat melalui SMS dan BBM ke para anggota TNI.

Empat orang yang menerima pesan singkat via SMS dan BBM itu, diantaranya adalah anggota dari Kodam Jaya. Hal itu diketahui dari hasil penyelidikan Kodam Jaya bersama TNI AL, TNI AD dan kepolisian pasca penyerangan geng motor yang ditandai dengan pita kuning pada Jumat (13/4) dini hari.

Setelah itu, diambil inisiatif dengan mengumpulkan intelijen memeriksa telepon genggam milik anggota TNI yang terkena tembak bernama Prada Akbar dari anggota Yonif Linud 503 Kostrad. "Pada saat itu kan ada anggota TNI yang tertembak, kemudian dicek teleponnya. Ternyata ada empat anggota Kodam," kata Kolonel Inf. Adrian Ponto, Kapendam Jaya, Jumat (20/4/2012).

Dari data sms yang diedarkan Akbar, terdapat nama empat anggota Kodam Jaya yang bernama Serda Yogi Pramana, Serda Jaka Trima, Praka Mazuri dan Pratu M. Khotibul Imam.

Mereka semua mengaku ikut apel di Monas yang diduga akan melakukan penyerangan geng motor di ibukota yang ditandai dengan pita kuning. Namun hanya Serda Yogi Pramana yang ikut seluruh kegiatan. Sedangkan Serda Jaka Trima, Praka Mazuri dan Pratu M. Khotibul Imam langsung kembali ke Satuannya di Tanjung Priok.[bay]

Komentar

 
x