Find and Follow Us

Minggu, 17 November 2019 | 06:40 WIB

Didik J Rachbini Klaim Didukung Hatta Radjasa

Oleh : Farhan Faris | Jumat, 23 Maret 2012 | 00:05 WIB
Didik J Rachbini Klaim Didukung Hatta Radjasa
Calon Wagub DKI Jakarta dari PKS, Didik J Rachbini - IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diusung PKS, Didik J Rachbini mengaku mendapatkan persetujuan dari Ketua Umum DPP PAN Hatta Radjasa dalam pencalonannya mendampingi Hidayat Nur Wahid sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Didik adalah Ketua DPP PAN bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang). Bahkan, Didik mengaku mendapat restu dari seluruh jajaran DPP PAN.
Diterimanya sebagai pendamping Hidayat Nur Wahid sudah menunjukkan keabsahan untuk menjadi sebagai bakal calon.

"Jadi sekarang saya tanya, saya menjadi calon sah atau tidak. Saya adalah kader PAN, ketua DPP PAN. Jadi, Ketua itu Wakil Presiden di kepengurusan DPP, tidak usah dihiraukan lagi persoalan tersebut," ujar Didik di JMC, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis, (22/3/2012).

Selanjutnya, Didik juga menjelaskan tidak ada pimpinan partai yang menghalangi kadernya untuk menjadi seorang pemimpin di suatu daerah atau wilayah. "Pimpinan partai yang kadernya mau jadi pemimpin yang sehat itu ga bener kalau dia menghambat. Jadi, intinya saya didukung oleh jajaran PAN yang sah mewakili kader PAN dan sekarang sedang melakukan konsolidasi, termasuk Hatta Rajasa. Saya tidak mungkin mencalonkan diri tanpa restu pimpinan partai," imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga yakin seluruh kader PAN mendukung dirinya. "Bukan hanya yakin kader PAN Jakarta dukung kita, tapi mereka bersama kita," tutur Didik.

Didik yang merupakan pakar ekonomi ini juga membantah adanya perpecahan di tubuh PAN. Sebab, PAN secara resmi mendukung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.

"Oh itu enggak, jadi kalau ada yang pecah itu kalian salah. Saya dengan Pak Hidayat itu memang dicalonkan pada menit terakhir, tapi proses sudah berlangsung berbulan-bulan," terangnya.

Dirinya menganggap soal dukungan terhadap Fauzi Bowo tersebut merupakan hal kecelakaan, "itu surat kecelakaan saja jadi tidak bisa dihitung," katanya. [gus]

Komentar

Embed Widget
x