Rabu, 26 November 2014 | 12:08 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Nazar Tantang Balik Mantan Teman Dekatnya
Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Santi Andriani
metropolitan - Senin, 19 Maret 2012 | 22:08 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Terdakwa kasus wisma atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin memang mengenal dan mengetahui sosok Tridianto, Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap, Jawa Tengah yang mengaku sebagai mantan teman dekat Nazaruddin.

"Ya, Nazar kenal dan tahu si Tridianto, yang tukang jamu itu kan," ujar pengacara Nazar, Junimart Girsang ketika dihubungi INILAH.COM, Senin (19/3/2012).

Junimart menuturkan, perkenalan dimulai saat Tridianto meminta bantuan Nazaruddin karena mempunyai kasus di Cilacap. "Dia kan punya perusahaan jamu, dia dulu jadi tersangka dan bahkan DPO (daftar pencarian orang) di kepolisian sana (Cilacap), karena diduga melakukan penipuan. Datanglah si Tridianto ini ke Nazar minta bantuan," terangnya.

Tridianto meminta bantuan karena Nazar saat kejadian tersebut merupakan bendahara umum Partai Demokrat. Tridianto pernah mengadu kepada Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum supaya dibantu, namun Anas mengarahkan supaya mendatangi Nazar.

"Ya sudah karena dapat perintah Anas ke Nazar, ya dia ke Nazar," papar dia. Junimart mengatakan, setelah bertemu dengan Nazaruddin, kemudian Tridianto tidak ditahan Kepolisian di Cilacap.

Dia mengatakan, Tridianto memang suka main ke kantor Permai Group, tapi tidak sering seperti yang disampaikan Tridianto hingga mengenal seluk beluk tempat tersebut. Nazaruddin pun tidak terlalu minta ditemani. Nazar meminta bantuan Tridianto hanya untuk foto copy surat yang berkaitan sama kepartaian, bukan urusan pekerjaan di Permai.

"Dia itu hanya tamu di Permai Group, jadi bagaimana dia tahu semuanya soal Permai Group, pak Nazar namanya ada orang minta bantuan, masa ditolak," ucap Junimart

Mengenai tudingan Tridianto yang menyatakan bahwa Bendahara PT Permai Group adalah istri Nazar, yaitu Neneng Sri Wahyuni, Junimart menantang balik. "Memang dia tahu wajahnya bu Neneng, dia belum pernah melihat bu Neneng, sekarang tanya sama dia minta dia untuk menggambarkan bagaimana wajah bu Neneng."

Junimart mencurigai pernyataan Tridianto adalah untuk membentuk opini publik, yaitu ingin mengintervensi keterangan semua saksi meringankan Nazaruddin yang dihadirkan di persidangan. Sebelumnya, Tridianto juga membantah dan mengatakan semua keterangan saksi meringankan Nazar berbohong soal kepemilikan Permai Group adalah Anas Urbanigrum.

Sebelumnya, mantan kawan dekat M Nazaruddin, yang juga Ketua DPC Demokrat Cilacap Tridianto mengungkapkan Yulianis bukanlah bendahara Permai Group.

Bendahara sesungguhnya menurut Tridianto adalah Neneg Sri Wahyuni yang tak lain istri Nazaruddin. Hal ini diketahui saat Tridianto diberi kepercayaan Nazar untuk membantu Daniel Sinambela menangani proyek batu bara di Riau. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
panji
Rabu, 28 Maret 2012 | 11:06 WIB
makin banyak saja orang yg disebut nazarudin,knp ga langsung aja sebut semuanya,biar cpt selesai & ga terkesan dia ingin jd pahlawan sendirian!!!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER