Find and Follow Us

Sabtu, 18 Januari 2020 | 13:39 WIB

Pasukan Brimob Serang Markas HMI Cilosari

Oleh : Marlen Sitompul | Kamis, 15 Maret 2012 | 00:30 WIB
Pasukan Brimob Serang Markas HMI Cilosari
inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengkritisi kebijakan kenaikan harga BBM direspon pemerintah dengan sikap represif aparat kepolisian.

Selain kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang mendapat kepungan dari aparat kepolisian, ratusan aparat kepolisian dari satuan Brimob malam ini, Rabu (14/3/2012) juga menyerang markas HMI Jakarta, di Cilosari 17, Cikini, Jakarta Pusat.

Wasekum PTKP BADKO Jabotabeka-banten, Alfian Ramadhani menyatakan, ratusan Brimob dilengkapi dengan senjata mengobrak-abrik asrama HMI. "Ratusan polisi serang asrama kita tanpa diketahui penyebabnya. Kamar yang isinya buku dan atribut HMI diobrak-abrik aparat," kata Alfian kepada INILAH.COM, Jakarta, Rabu (14/3/2012).

Menurutnya, atas peristiwa tersebut tiga mahasiswa HMI diamankan polisi. "Tiga kawan kita kawan kita ditangkap dan diamankan," tegasnya.

Dijelaskannya, sebelumnya para mahasiswa melakukan aksi damai penolakan harga BBM. Menurutnya, aksi yang mereka lakukan menyampaikan aspirasi rakyat. "Masa kita tidak boleh menyampaikan aspirasi rakyat. Kita minta agar pemerintah peduli terhadap rakyat kecil," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian melakukan pengepungan terhadap kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI). Dikabarkan, ratusan mahasiswa masih terkurung di dalam kampus UKI yang berada di Salemba, Jln Diponegoro, Jakarta Pusat.

"Kampus dikepung Brimob. Sekitar 100 orang terkurung di dalam," kata Poltak salah satu mahasiswa, di Jakarta, Rabu (14/3/2012).[dit]

Komentar

Embed Widget
x