Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 06:37 WIB

Kasus Siswa SMP Tewas

Intensifkan, Komunikasi Orang Tua dengan Anak

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Kamis, 1 Maret 2012 | 18:18 WIB
Intensifkan, Komunikasi Orang Tua dengan Anak
Foto: Ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengimbau kepada orang tua untuk intensifkan komunikasi terhadap anak. Demikian dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudhi Mulyanto terkait tewasnya siswa SMP 141, Jakarta Selatan.

"Orang tua siswa sudah selayaknya ikut mendukung sistem pendidikan dengan meningkatkan komunikasi baik dengan anak maupun pihak sekolah," kata Taufik di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (1/3/2012).

Dalam kasus ini, lanjut Taufik, ada fakta yang menggambarkan pentingnya peran pendidikan informal. Hubungan kekeluargaan patut dijadikan prioritas bersama dengan mengedepankan komunikasi demi perkembangan anak.

Dikatakan pula, selama ini sekolah sebagai lembaga pendidikan telah memiliki sistem pengembangan potensi anak. Dalam sistem ini para siswa dididik karakternya baik secara intelektual dan spiritual.

"Kami berusaha mengembangkan jati diri para siswa. Jika ada problem di sekolah, anak didik selalu dibiasakan untuk berkomunikasi dengan guru," tuturnya.

Menurut Taufik, peristiwa ini sifatnya kasuistik sehingga tidak membutuhkan kebijakan khusus. Sebab, pada sistem pendidikan, khususnya di Jakarta, sudah merancang adanya pendidikan karakter pada siswa.

Dia menilai kasus seperti ini sangat multi komplek. "Kami harus melihat dari berbagai aspek untuk mengetahui pangkal penyebabnya," tambah dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, RS, siswa SMP 141, ditemukan tewas pertama kali oleh ayahnya, Sumanto, saat ingin membangunkannya untuk berangkat ke sekolah pada pukul 06.00 WIB. RS ditemukan terikat di ventilasi jendela kamar mandinya dengan tubuh terbujur kaku.[yeh]

Komentar

Embed Widget
x