Find and Follow Us

Minggu, 15 Desember 2019 | 04:34 WIB

Suami Penjarakan Istri Sirinya

Oleh : Renny Handayani | Selasa, 21 Februari 2012 | 02:05 WIB
Suami Penjarakan Istri Sirinya
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Ironis memang nasib yang dialami Andi Haniati (35) istri siri dari seorang pungusaha pertambangan bernama Bonature Silaban. Betapa tidak, lantaran dituduh mencuri lima lembar documen, Bonature tega penjarakan Andi hingga duduk dikursi pesakitan.

Kisah ini muncul saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (20/2).

Dalam persidangan terdakwa Andi Haniati dituding mengambil lima lembar documen salah satunya berupa selembar salinan akte kelahiran anak atas nama Jonathan Bona Junior Silaban (8 tahun).

"Dalam surat dakwaan jaksa sama sekali tidak menjelaskan waktu dan tempat tindak pidana yang dilakukan terdakwa. Selain itu tidak disebutkan juga siapa saja yang melihat terdakwa mencuri akte kelahiran. JPU hanya berdasar pada keterangan saksi pelapor," kata pengacara terdakwa, Diarson Lubis.

Tak ayal kuasa hukum menilai dakwaan jaksa kabur atau obscuur libel dan tidak sesuai Pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP (kitab undang-undang hukum acara pidana).

Sementar itu, ditemui usai persidangan Andi menceritakan saat keduanya menikah siri pada tahun 2000 dan memutuskan untuk berpisah pada 16 Nopember 2006 silam ada kesepakatan keduanya untuk bersama-sama merawat anak, namun kesepakatan itu tidak ditepati sang suami yang notabene mantan narapidana itu.

"Kesepakatan kami semingu ditempat Bapak (Bona), semingu ditempat saya. Tapi yang terjadi Bona tidak sama sekali memberi kesempatan kepada saya," ucap Andi lirih.

Karena merasa kesepakan tidak ditepati, Andi pun mencari sang anak Bona Junior di Jakarta. Kemudian bertemu pada bulan Oktober 2007 silam di jalan Tanjung Mas Raya Blok D 6 No 22 Cluster Jakarta Selatan rumah milik Bonature.

"Sejak pertemuan itu, saya kemudian dilaporkan dengan dituduh mencuri lima lembar akte anak. Laporan itu dilakukan setelah empat tahun kemudian pada Oktober 2011," ucap Andi.

Berawal dari laporan mantan suami sirinya itu, membuat Andi mendekam dalam penjara sejak 22 Desember 2011 saat rekonstruksi perkara di rumah Bonature.

Untuk diketahui Perempuan kelahiran Bone, Sulawesi Selatan itu dilaporkan mantan suami sirinya ke Polres Jakarta Selatan karena hilangnya satu lembar salinan akta kelahiran anak atas nama Jonathan Bona Junior Silaban dengan No AL.500.0388751 yang dikeluarkan sudin kependudukan dan catatan sipil Kotamadya Jakarta Barat. Ironisnya dari akta inilah yang sebelumnya telah menyeret Bonature sebagai terpidana dalam kasus keterangan palsu.

Kemudian Andi dituding mencuri satu lembar akte kenal lahir dari RS Balikpapan. Satu lembar medical record RS Balikpapan. Satu lembar madical record RS Horas Insani Siantar Sumatera Utara dan satu surat perjanjian hak asuh antara korban dan terdakwa. [gus]

Komentar

Embed Widget
x