INILAH.COM, Jakarta - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) memprotes keras pernyataan iklan Java Jazz 2012 di sejumlah media cetak yang bertuliskan 'Djarum Along With Java Jazz Artist Are Opposed To Kids Smoking Cigarettes'.
Pasalnya, pernyataan itu menyesatkan akal sehat masyarakat. Sehingga seolah-olah Djarum dan Java Jazz Festival 2012 beserta artisnya melindungi anak-anak untuk tidak merokok.
"Dalam pandangan kritis, pernyataan tersebut tidak merefleksikan realitas sesungguhnya," kata Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas PA, Jumat (17/2/2012).
Menurutnya, tulisan pada iklan yang beredar di media cetak pada 16 Februari 2012 itu justru mendistorsikan realita yang ada. Faktanya di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan promosi Djarum Super Mild Java Jazz Festival On The Move yang sedang berlangsung di 15 lokasi di kampus-kampus dan pusat perbelanjaan di Jabodetabek justru malah mempromosikan rokok Djarum Super Mild.
"Padahal kegiatan itu diramaikan oleh anak-anak dan remaja. Tapi ditemukan adanya sales promotion girl yang menawarkan rokok ke pengunjung," jelasnya.
Dirinya mendesak kepada pihak Java Festival untuk menurunkan segala bentuk iklan dan promosi Djarum Super Mild Java Jazz Festival di semua tempat. Serta tidak bekerjasama dengan industri rokok pada Java Jazz Festival berikutnya.[bay]