Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 02:59 WIB

Pembunuhan Berlatar Seksual

Tersangka Pembunuhan Berantai di Nganjuk Bertambah

Kamis, 16 Februari 2012 | 19:16 WIB
Tersangka Pembunuhan Berantai di Nganjuk Bertambah
Foto: Ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Nganjuk - Jumlah tersangka kasus pembunuhan berantai di Kabupaten Nganjuk bertambah. Jika semula Polres Nganjuk hanya menetapkan Mujianto (34) sebagai tersangka, saat ini status yang sama diberikan kepada Sutrisno.

Hanya saja, pria asal Kartoharjo, Kabupaten Nganjuk itu bukan sebagai tersangka pembunuh, melainkan sebagai tersangka penadahan barang-barang hasil kejahatan Mujianto. Yang bersangkutan saat ini telah mendekam di sel tahanan Mapolres Nganjuk.

Waka Humas Polres Nganjuk Aiptu Samsul Hadi mengungkapkan, Sutrisno diamankan dari rumahnya. Pihaknya menyita sejumlah barang bukti darinya diantaranya, Hand phone (HP) hasil rampasan tersangka Mujianto dari para korban yang dieksekusi secara sadis.

"Kami sangkakan tersangka Sutrisno dengan pasal 480 KUHP tentang penadahan barang-barang hasil kejatan. Yang bersangkutan dapat terancam hukuman penjara lebih dari empat tahun," jelas Samsul Hadi, Kamis (16/02/2012).

Tersangka Sutrisno sendiri belum bisa dikonfirmasi. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh beritajatim.com, barang-barang, khususnya elektronik dari Mujianto itu dibeli tersangka dengan harga jauh dibawah harga pasaran.

Sebagaimana sudah diberitakan sebelumnya, tersangka Mujianto mengaku sudah mengeksekusi para korbannya di 15 Tempat Kejadian Perkara (TKP) sejak tahun 2011 lalu. Polisi baru menemukan enam korban, dan empat diantaranya sudah tewas.

Keempat korban masing-masing, Ahyani (46), seorang PNS di BLK Pemprov Jatim, warga Kampung Tokelan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Romadhon (55) warga Desa/Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Basori, warga Kabupaten Pacitan, serta Sudarno (42), warga Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, yang identitasnya baru diketahui. Seorang korban lagi masih belum teridentifikasi.

Sementara dua korban lain yang selamat adalah Muhammad Fais (28) berasal dari Desa Kejapanan, Kecamatan Gempolan, Kabupaten Pasuruhan, dan Anton S Sumartono (47) warga Desa Tegalan Pamularang, Kecamatan Lawean, Kabupaten Surakarta, Jawa Tengah.

Selain mengamankan Mujianto, polisi juga menyita barang bukti uang lebih dari Rp 1 juta, lima HP, beberapa kartu HP milik korban, racun tikus dan sebuah sepeda motor. Pelaku dijerat dengan pasal 334 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. [beritajatim/bay]

Komentar

Embed Widget
x