INILAH.COM, Jakarta - Salah seorang tahanan mengakui jika proses melarikan diri dari sel Mapolsek Cempaka Putih Senin (6/2/2012), sudah direncanakan sejak setengah bulan sebelumnya.
"Kami sudah merencakan setengah bulan lalu, untuk mengetahui benar-benar di mana peluang yang bisa digunakan untuk kabur. Semua sudah dirancang segala alternatifnya," ujar Toni Rahman, salah seorang tahanan yang sempat kabur, Jumat, (10/2/2012) di Polres Jakarta Pusat.
Keterangan dari tahanan tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Hengki Heriyadi. Dia menambahkan seminggu sebelum melarikan diri, para tahanan mengelar rapat koordinasi akhir untuk mematangkan rencana itu.
"Mereka sudah mengadakan rapat di dalam tahanan lebih dari seminggu dan berkordinasi kepada istri salah satu tahanan untuk merencanakan pelariannya," jelas Hengky.
Saat ini polisi berhasil menangkap kembali 12 tahanan Mapolsek Cempaka Putih yang sempat kabur. Bahkan polisi juga sudah menangkap dua orang yang membantu para tahanan dalam melarikan diri.[bay]