INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah pusat, tengah menyiapkan rumah susun sewa (rusunawa) untuk warga Komplek Perumahan Angkatan Darat Berlan, Matraman, Jakarta Timur. Upaya tersebut merupakan salahsatu program Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) yang sedang melaksanakan pengerukan Kali Ciliwung.
Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah, Novizal mengatakan rusunawa bagi warga Berlan itu disiapkan di kawasan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur yang merupakan milik pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dan dalam upaya pembangunan Rusunawa di Berlan, maka warga yang berdomisili di kawasan tersebut akan direlokasi agar pembangunan dapat berjalan dengan tepat waktu.
“Kami mendukung pembangunan rusunawa di Berlan sebagai tempat relokasi warga di bantaran kali sepanjang sungai Ciliwung. Namun sebelum dibangun, warga di Berlan harus direlokasi terlebih dahulu agar tidak mengganggu jalannya pembangunan,” kata Novizal di Balaikota DKI, Jakarta, Kamis (9/2/2012).
Untuk menampung warga Berlan, Novizal mengungkapkan Pemprov DKI telah menyiapkan rusunawa yang terdekat terdapat di Cibesel, Jakarta Timur. Di rusunawa tersebut akan dibangun 3 tower, masing-masing tower ada 100 unit, sehingga total rumah susun yang ada sejumlah 300 tower. Hingga saat ini, baru dua tower yang selesai dibangun oleh Ditjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum.
Sedangkan satu tower lagi masih dalam tahap pembangunan oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah DKI Jakarta. Direncanakan, pembangunan satu tower milik Pemprov DKI tersebut akan rampung akhir tahun ini. “Memang yang dua tower milik Cipta Karya sudah selesai. Tapi belum layak huni, jadi harus diadakan rehab kecil lagi. Sekalian nanti akan kita pasangkan instalasi listrik, air dan fasilitas lainnya, sehingga menjadi layak huni,” ujarnya.
Novizal mengakui pihaknya belum mengetahui berapa jumlah kepala keluarga (KK) yang akan direlokasi ke Rusunawa Cibesel. Namun, jika ternyata 3 tower tersebut tidak mampu menampung jumlah warga Berlan yang akan direlokasi, Pemprov DKI telah menyiapkan 6 rusunawa milik Pemprov DKI yang memiliki total 4.180 unit.