Rabu, 22 Oktober 2014 | 06:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Syaiful Nekat Suntik Minyak Rambut ke Alat Kelamin
Headline
beritajatim.com
Oleh:
metropolitan - Jumat, 3 Februari 2012 | 15:52 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Pamekasan - Nasib malang dialami oleh Syaiful Romadhan (37), warga Dusun Mandala, Desa Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Niatnya untuk memuaskan istrinya diranjang, harus berakibat fatal. Bahkan Syaiful terancam kehilangan alat kelaminnya.

Siapa yang tidak ingin memuaskan pasangannya di ranjang? Tentu jawabannya adalah baik laki-laki dan wanita memiliki keinginan seperti itu. Namun, apes terjadi pada Syaiful Romadhan (37), warga Dusun Mandala, Desa Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Demi memuaskan istrinya, bapak tiga anak ini melakukan suntik buah zakar dengan minyak rambut.

Celakanya, bukan kepuasan yang didapat. Buah zakar Syaiful-sapaan akrabnya- justru membesar hingga menyerupai sebuah mangkok. Tiap hari, Syaiful merasa sakit di bagian alat vitalnya.

"Jangankan disentuh, berjalan saja saya sekarang tidak mampu," katanya, Jum'at (3/2/2012).

Dia mengatakan ide menyuntik buah zakarnya muncul karena desakan teman-temannya saat ia menghuni rumah tahanan (rutan) Sampang. Syaiful ditahan atas kasus kecelakaan yang menimpa dirinya. Maklum, untuk mencukupi kebutuhan rumah tangganya, ia bekerja sebagai sopir.

"Saya ditahan selama 32 hari," ucapnya.

Menjelang keluar dari tahanan, sambung Syaiful, ia dirayu teman-temannya agar saat keluar dari tahanan bisa memberikan kepuasan bagi sang istri. Caranya, dengan menyuntik buah zakar menggunakan minyak rambut.

Karena tergoda, Syaiful, akhirnya mengikuti petunjuk yang diberikan teman-temannya. "Reaksinya terjadi ketika saya sudah berada satu minggu di rumah. Sampai saat ini tidak bisa 'dipakai'," sesalnya.

Demi memulihkan kondisinya, ia dan istrinya, Sulalah (32), memutuskan berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pamekasan. Namun, karena dari pihak rumah sakit tidak mampu untuk mengatasi penyakitnya, maka ia hanya diberikan surat rujukan untuk berobat ke Surabaya.

"Saya diharuskan membawa uang Rp 32 juta. Saya dapat dari mana uang sebanyak itu. Dan, kalaupun ada, alat kemaluan saya harus dipotong. Karena sudah terinfeksi," jelasnya.

Hingga saat ini, Syaiful hanya bisa terbaring lemas dengan ditemani istri tercinta.[beritajatim/bay]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER