INILAH.COM, Jakarta – Setalah beberapa jam tergenang, akhirnya tol Tangerang-Merak KM 57-58, Senin (16/1/2012) dini hari, mulai surut.
Meski kondisi air di tol Tangerang-Merak telah berangsur surut, namun hanya kendaraan besar yang dapat melinta. Sementara kendaraan jenis pribadi, khususnya sedan masih belum dapat melintas.
Dari informasi yang didapat, ketinggian air di tol Tangerang-Merak saat ini, sekitar 50 centimeter dari ketinggian pada Minggu (15/1/2012) yang mencapai 1,5 meter. ”Surut dalam arti dibanding malam tadi, hanya kendaraan tertentu saja yang bisa melintas,” kata Kepala Divisi Operasi tol Tangerang-Merak, Azis Wibowo, Senin (16/1/2012) dini hari.
Meski, beberapa kendaraan berat sudah mulai melintas, namun kepadatan kendaraan dari dua arah berlawanan masih terlihat padat. Arus lalu lintas dari arah Tangerang menuju Serang dari Jakarta maupun sebaliknya dari arah Merak menuju Jakarta, lumpuh.
Dijelaskan Azis, banjir yang terjadi diakibatkan meluapnya air yang berada di tanggul Paramayan, Kabupaten Serang, Banten. Tak hanya ruas jalan tol yang mengalami banjir, namun puluhan rumah yang berada dipinggir tol turut terendam. "Akibat tak dapat dilintasi, maka kendaraan dari arah Jakarta dialihkan keluar di pintu Jalan Tol Bitung dan Jalan Tol Balaraja, Tangerang,” jelasnya.[dit]