Find and Follow Us

Minggu, 15 Desember 2019 | 03:31 WIB

Persoalan Jakarta Terus Bergulir

Gubernur DKI Disandera Kepentingan Politik?

Oleh : Marlen Sitompul | Sabtu, 14 Januari 2012 | 22:00 WIB
Gubernur DKI Disandera Kepentingan Politik?
Ketua umum Praja, Armyn Gultom - ANTARA/ Dhoni
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan Restorasi Jakarta (Praja) sebagai salah satu Organisasi Masyarakat Partai Nasional Demokrat (NasDem), menilai pemprov Jakarta tidak mampuh menyelesaikian persoalan Ibu Kota.

Melalui Ketua umum Praja Armyn Gultom menyatakan, persoalan yang kerap melanda kota Jakarta karena ketidakpedulian Pemprov Jakarta. Menurutnya, persoalan Jakarta dari dulu sampai saat ini sama, yakni, banjir, macet, sampah dan kriminalitas.

"Masalah tersebut tidak selesai dan terus berulang bukan karena Gubernur yang ada tidak mengetahui solusinya, namun lebih karena gubernur sering tersandera kepentingan politik, utang politik dan mafia ekonomi politik," kata Armyn dalam sambutannya saat melantik pengurus Praja, di Padepokan Pencak Silat Indonesia, TMII, Jakarta Timur, Sabtu (14/1/2012).

Dijelaskannya, kondisi Jakarta saat ini amat memprihatinkan. Jakarta menjadi kota yang kehilangan identitas dengan fasilitas sosial dan pelayanan yang begitu buruk.

"Faktanya kita menghirup udara kota Jakarta yang saat ini berada pada urutan ke tiga terburuk ketiga di dunia setelah Meksiko dan Panama," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Praja baru melantik pengurus di enam DPD Kotamadya, 44 DPC Kecamatan dan 267 DPRt Kelurahan.

"Dengan dilantiknya enam DPD Kotamadya Jakarta, diharapkan dapat melakukan perubahan kota Jakarta," harapnya.

Pelantikan kepengurusan terdapat di enam perwakilan DPD yakni Kotamadya Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu.

Acara pelantikan pengurus Praja ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan Praja dan Partai Nasdem, salah satunya Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem, Hary Tanoesoedibjo dan Sekjen Praja Diflaizal Zen Koto. [mar]

Komentar

x