Find and Follow Us

Rabu, 20 November 2019 | 15:45 WIB

Atasi Kemacetan, Jakarta Harus Tiru Jogja

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Kamis, 15 Desember 2011 | 20:22 WIB
Atasi Kemacetan, Jakarta Harus Tiru Jogja
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Meski moda transportasi umum TransJakarta atau busway telah lama dioperasikan, namun kemacetan di Ibukota masih saja terjadi. Itu membuktikan pengadaan TransJakarta untuk atasi kemacetan di Jakarta, gagal.

Sosiolog dari UIN, Musni Umar mengatakan, hingga saat ini pengoprasian TransJakarta guna mengurai kemacetan belum maksimal. Pasalnya, lanjut Musni, hingga kini kemacetan lalu lintas di Jakarta masih terjadi.

"Itu menandakan pengoperasian TransJakarta masih belum dapat mengurai kemacetan," ujar Musni Umar saat ditemui di Balaikota, Kamis (15/12/2011).

Dijelaskan Musni, ada beberapa faktor yang menyebabkan kemacetan di Ibukota, diantaranya masih beroprasinya beberapa jenis angkutan kota di jalan-jalan protokol yang menjadi titik kemacetan di Jakarta.

"Kalau Metromini atau angkutan kota masih beroprasi di jalan protokol maka kemacetan di Jakarta tak bisa ditanggulangi," jelasnya.

Seharusnya, lanjut Musni, dalam menangani kemacetan, Jakarta harus meniru Jogjakarta dimana pengoprasian TransJogja dapat mengatasi kepadatan arus lalu lintas.

"Di Jogja, pengoprasian TransJogja dibarengi dengan larangan pengoprasian angkutan kota pada lintasan yang dilalui TransJogja," katanya.

Tetapi, sambung Musni, larangan tersebut haruslah dibarengi dengan kebijakan memperbolehkan pemilik metromini untuk mengelola TransJakarta. "Itu dilakukan agar mereka pengusaha atau pemilik angkutan kota tak mengalami kerugian lantaran angkutan kotanya tak beroprasi di jalan protokol," tegas Musni.[bay]

Komentar

Embed Widget
x