Find and Follow Us

Sabtu, 16 November 2019 | 03:37 WIB

Dikritik Foke, PU Bantah Tidak Kerja Optimal

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Senin, 12 Desember 2011 | 18:11 WIB
Dikritik Foke, PU Bantah Tidak Kerja Optimal
inilah.com/Ardhy Fernando
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta membantah jika kurang optimalnya pengerjaan rehabilitasi saluran air di wilayah Sudirman, karena kurangnya pengawasan terhadap pengerjaan proyek tersebut.

Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Novizal mengatakan pihaknya terus mengawasi pekerjaan gorong-gorong di Jalan Jendral Sudirman. Dalam pengerjaan kali ini tidak sepanjang Jalan Sudirman digali.

"Untuk malam hari kita menggunakan alat berat, seperti memasukan box ke lubang yang telah digali," kata Novizal, Senin (12/12/2011).

Menurutnya belum maksimalnya pekerjaan karena terkendala dengan umur beton yang harus dicor di tempat. Untuk pengeringannya diperlukan waktu satu minggu. Sebab Jalan Jendral Sudirman akan dilintasi oleh banyak kendaraan, sehingga dikhawatirkan akan cepat rusak jika tidak menunggu hingga kering.

Novrizal menambahkan tidak semua gorong-gorong menggunakan box yang dicetak. Pemasangannya setiap tiga box diselingi dengan yang dicor. Diperkirakan pekerjaan gorong-gorong ini rampung pada 20 Desember. Jika ada keterlambatan penyelesaian maka kontraktor akan didenda. "Kalau terlambatnya melebihi 11 hari akan dikenakan denda," tegasnya.

Seperti diketahui, pengerjaan proyek rehabilitasi saluran air atau gorong-gorong Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta di kawasan Sudirman yang menutup sebagian jalur lambat, menimbulkan kemacetan. Banyaknya kritikan membuat Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, meminta dinas terkait untuk memperketat pengawasan dan melakukan peninjauan kembali terhadap pengerjaan tersebut.

Komentar

Embed Widget
x