Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 14 November 2018 | 07:41 WIB

Ricuh BlackBerry Murah

Pihak RIM dan Pacific Place Jadi Tersangka Baru

Oleh : Irvan Ali Fauzi | Kamis, 1 Desember 2011 | 13:24 WIB

Berita Terkait

Pihak RIM dan Pacific Place Jadi Tersangka Baru
kaskus.us

INILAH.COM, Jakarta - Polisi kembali menetapkan dua tersangka baru dalam kasus kericuhan penjualan BlackBerry murah di Pacific Place, Jumat (25/11/2011) lalu. Dua tersangka baru ini adalah dari pihak pengelola Pacific Place dan Research In Motion (RIM).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar, mengatakan dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka terkait kericuhan penjualan BlackBerry murah di Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, berasal dari pihak produsen Blackberry yakni Research In Motion (RIM), berinisial TB dan manajer keamanan dari pihak pengelola Pacific Place bernisial M.

"Polres Jakarta Selatan telah menetapkan TB dan dari security Pacific Place dengan inisial M," ucap Baharudin di Markas Polda Metro Jaya, Kamis (1/12/2011).

Sebelumnya polisi juga telah menetapkan ED, yang merupakan seorang manajer penyelenggara atau event organizer (EO) sebagai tersangka. "Jadi dengan manajer EO kemarin jadi 3 orang," katanya Baharudin.

Menurut Baharudin, 2 tersangka baru ini dinilai telah lalai dan memicu kericuhan saat promo penjualan Blackberry 9790 Bellagio. Dua orang ini yang diduga mengumumkan bahwa semua pembeli akan dilayani. Padahal sebelumnya diumumkan pembeli yang dilayani adalah pembeli yang mengenakan gelang dari panitia saja.

"Dua orang ini dijadikan tersangka karena saat pemeriksaan, keduanya memenuhi unsur karena kelalaiannya membuat orang lain menjadi luka. Karena dianggap ada peran TB yang berakibat kisruhnya metode antri," jelasnya.

Sebelumnya pada Jumat (25/11/2011) lalu, puluhan orang mengalami luka-luka akibat berdesak-desakan untuk membeli ponsel BlackBerry seri terbaru, dengan harga murah. Tercatat 90 orang mengalami luka seperti leceh hingga patah tulang. Kericuan tersebut terjadi setelah ribuan orang yang mengantri berebut ingin mendapatkan ponsel tersebut, setelah panitia mengumumkan persediaan ponsel akan segera habis.[bay]

Komentar

Embed Widget
x