Find and Follow Us

Minggu, 17 November 2019 | 12:20 WIB

Ancaman Banjir Rob Dapat Terjadi Lebih Parah

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Rabu, 30 November 2011 | 17:15 WIB
Ancaman Banjir Rob Dapat Terjadi Lebih Parah
inilah.com/Syamsuddin Nasoetion
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memperkirakan ketinggian air akibat banjir rob bisa semakin tinggi, karena datangnya angil laut yang menimbulkan gelombang air pasang.

Saat ini banjir akibat rob, masih mengancam warga yang bermukim di utara kota Jakarta. Pada Jumat (25/11/2011) lalu, banjir rob yang melanda wilayah pemukiman tersebut mencapai ketinggian 250 cm. BMKG mengatakan Bukan tidak mungkin, kondisi ketinggian air yang lebih parah dapat terjadi.

"Kondisi banjir rob ini diakibatkan oleh kedatangan angin laut yang berpotensi menimbulkan gelombang air pasang, ini dapat diprediksi 3-4 hari sebelumnya," kata Kepala Subbidang Informasi Metrologi Maritim BMKG, Sugarin saat dihubungi Rabu (30/11/2011).

Lebih lanjut Sugarin menjelaskan, kedatangan angin laut dapat menimbulkan gelombang pasang. Bila fenomena ini terjadi bersamaan maka air laut dapat melimpas melalui. Bahkan berpotensi merusak tanggul yang setinggi 300 sentimeter. "Namun saat ini belum terpantau ada potensi gelombang air pasang," lanjutnya.

BMKG dapat memantau potensi gelombang air pasang ini 3 - 4 hari sebelumnya. Saat ini air pasang kerap terjadi mulai pukul 08.00 -12.00 namun dengan efek yang minim terhadap ektifitas warga di utara Jakarta.

Dijelaskan Sugarin, terjadi banjir rob disaat munculnya bulan baru dan bulan lama, seperti yang terjadi pada Jumat (25/11/2011) adalah fenomena kemunculan bulan baru. Setelah itu air pasang cenderung menurun, dan kembali tinggi lagi saat fenomena bulan lama. "Desember 2012 bulan lama terjadi pada Sabtu (10/12/2011) dan bulan baru lagi pada Sabtu (24/12/2011)," ungkap Suragin.[bay]

Komentar

Embed Widget
x