Find and Follow Us

Jumat, 22 November 2019 | 22:49 WIB

Tawuran Universitas Hasanuddin

Wow..Puluhan Senjata Disita dari Kampus Unhas

Oleh : Suriani | Rabu, 16 November 2011 | 21:06 WIB
Wow..Puluhan Senjata Disita dari Kampus Unhas
inilah.com/Dok
facebook twitter

INILAH.COM, Makassar - Polisi menemukan puluhan senjata yang digunakan oleh para mahasiswa Universitas Hasanuddin, dalam tawuran antar fakultas yang terjadi pada Selasa (15/11/2011) kemarin.

Puluhan senjata itu ditemukan setelah petugas kepolisian melakukan penyisiran yang dipimpin oleh Kapolrestabes Kota Makassar Kombes Erwin Trianto, serta jajarannya pada Rabu (16/11/2011). Selain menemukan puluhan senjata tajam berbagai jenis, polisi juga menemukan puluhan senjata rakitan jenis papporo dan bom molotov berupa botol berisikan bensin.

Penyisiran dilakukan oleh sekitar seratusan petugas gabungan dari Brimobda Sulselbar dibantu Polrestabes Makassar dan Polsek Tamalanrea, serta pengamanan kampus dari para Dekan. Penyisiran pertama kali dilakukan Fakultas Teknik Unhas, di tempat ini ditemukan enam pucuk senjata pelontar rakitan (papporo), 14 busur, sepucuk senapan angin, tiga buah parang, dua batang besi plat, 44 batang anak busur sudah jadi, 66 anak busur yang belum jadi, delapan buah gear sepeda motor, dua karung kecil batu bara, sekantung plastik bubuk mesiu korek api, 19 botol bom molotov dan tiga buah handphone.

Masih dilingkungan Fakultas Teknik Unhas, tepatnya di kantin fakultas, petugas menemukan tujuh buah tombak, sembilan batang pipa besi, 20 botol molotov, sebuah rantai motor, tiga anak busur, sekantong paku besi diduga sebagai penabur pada senjata papporo, lima botol minuman berisi bensin.

Usai melakukan razia di fakultas Teknik, penyirisan dilakukan ke Fakultas Perikanan, Kehutanan dan MIPA. Di belakang gedung Persatuan Orang Tua Murid dan dosen (POMD) Fakultas Teknik yang diduga digunakan untuk melakukan aksi tawuran mahasiswa juga ditemukan puluhan benda-benda berbahaya. Di antaranya, lima buah tombak besi, 10 botol kecil kosong, enam botol bersumbu, dua botol mineral bensin, sebuah pisau stainless, lima buah anak busur, 13 batang pipa besi, tujuh kota korek api, sebuah parang, sebuah rantai motor dan lima botol minyak tanah.

Selain menyita puluhan senjata, petugas juga mengamankan lima orang mahasiswa. Dua diantaranya bukan mahasiswa yakni Irfan (23) alumni dan mantan dosen beralamat Jalan Rahmatullah No. 18 Makassar, Aryo (24) alumni dan mantan ketua Fomad Fakultas Teknik. Adapun tiga mahasiswa fakultas Teknik lainnya yaitu Andi Adnan (20) warga Jalan Ratulangi No. 40 Makassar, Suparman (21), Ahmad Ihsan (21) warga Jalan Batua Raya No. 25 Makassar.

"Puluhan senjata berhasil disita akan kita amankan. Lima orang ikut diamkan karena terkait dengan kepemilikan senjata tajam itu," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Erwin Trianto.

Sebelumnya pada hari Senin malam hingga Selasa (15/11/2011) siang, dua tawuran pecah di kampus Unhas. Dalam tawuran yang melibatkan mahasiswa dari Fakultas Teknik dengan Fakultas Kehutanan, tercatat sepuluh mahasiswa mengalami luka.

Aksi itu juga, mengakibatkan Sekret Pemandu Alam Lingkungan dan Sekret Badan Eksekutif Mahasiswa Sylva Kehutanan PC Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin hangus dibakar akibat lemparan bom molotov. Sejumlah gedung pecah kaca akibat lemparan batu, 10 unit sepeda motor rusak milik mahasiswa terparkir rusak akibat kejadian tersebut.[bay]

Komentar

Embed Widget
x