Senin, 21 April 2014 | 16:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ngesek Dengan PSK di Kantor, 2 Satpam KPUD Dipecat
Headline
Foto : ilustrasi
Oleh:
metropolitan - Senin, 7 November 2011 | 11:29 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Pamekasan - Dua satpam Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pamekasan dipecat setelah diketahui kerap membawa dan menggauli Pekerja Seks Komersial (PSK), di kantor KPUD Kabupaten Pamekasan.

Totok dan Hairus, dua satpam yang telah bekerja sejak 2007 ini, diketahui telah beberapa kali membawa dan menggauli PSK ke kantor KPUD Kabupaten Pamekasan, jika keduanya tengah berjaga malam.

Sekretaris KPUD Pamekasan, Akhmad Zaini, mengatakan terakhir keduanya menggauli PSK di ruang staf pada malam hari. Zaini mengatakan ada bukti kuat dari perbuatan terakhir kedua satpam ini.

Zaini menjelaskan, akibat perbuatan keduanya, pihaknya langsung mengeluarkan surat pemutusan perjanjian Nomor : 14/KPTS/KPU.kab/014.657832/X/2011 untuk saudara Totok dan surat pemutusan perjanjian Nomor : 15/KPTS/KPU.kab/014.657832/X/2011 untuk saudara Hairus.

"Ini diduga dilakukan bukan cuma satu kali. Hanya dulu kita belum menemukan bukti. Dan ada kabar bahwa keduanya juga sering minum minuman keras," katanya, Senin (7/11/2011).

Ditambahkan, pemecatan keduanya juga ada kaitannya dengan hilangnya 4.771 bilik suara. Bagaimana mungkin, sambung Zaini, seorang satpam yang seharusnya menjaga keamanan justru melakukan perbuatan yang tidak-tidak.

Atas dasar itu, pihaknya melaporkan hilangnya bilik suara dengan bukti laporan Nomor : TBL / 558 / X / 2011 / JATIM / RES Pamekasan, pada 7 oktober 2011 lalu. "Kami sudah tegur beberapa kali. Dan tidak ada perubahan. Maka kami ambil keputusan untuk memecatnya," tandasnya.

Ditambahkan, kasus hilang ribuan bilik suara milik KPUD Pamekasan banyak menyimpan keganjilan. Semestinya satpam mengetahui siapa yang mencuri bilik suara. Sekalipun seandainya orang dalam pelakunya, staf misalnya mesti sepengetahuan satpam.

Sekedar mengingatkan, sebanyak 4.771 bilik suara milik kantor KPUD Pamekasan hilang sekitar dua bulan lalu. Kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian. Kedua satpam itu juga beberapa kali telah melalui pemeriksaan polisi. [beritajatim]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.