Find and Follow Us

Sabtu, 18 Januari 2020 | 13:50 WIB

Sakit Hati, Setelah Dibunuh Tabita Diperkosa

Senin, 17 Oktober 2011 | 18:54 WIB
Sakit Hati, Setelah Dibunuh Tabita Diperkosa
Ilustrasi - Ist
facebook twitter

INILAH.COM, Surabaya - Petugas Polrestabes Surabaya mengungkap pembunuhan terhadap Tabita Maerani Kristanti (21) , yang ditemukan tewas ditempat kerjanya Pusat Emas Model Baru Untung Bersama Sejahtera (UBS) di Jl Kenjeran No 395-399.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Coki Manurung mengatakan Tabita Maerani Kristanti (21) yang sebelumnya diduga tewas karena kecelakaan kerja, ternyata tewas karena dibunuh oleh seorang cleaning service di tempatnya bekerja, yang bernama Nursholeh alias Sholeh (23).

Menurut Kombes Coki Manurung, saat ini Sholeh telah ditangkap oleh petugas ditempatnya bekerja di Pusat Emas Model Baru Untung Bersama Sejahtera (UBS). "Tersangka ditangkap di tempat kerjanya," ujar Coki, Senin (17/10/2011).

Coki mengatakan tertangkapnya Sholeh adalah berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan tim forensik terhadap jenasah korban. Dari hasil otopsi, tim dokter menemukan bahwa penyebab kematian korban adalah akibat dicekik. Selain itu dari hasil otopsi juga diketahui jika korban sempat diperkosa, karena ada luka sobek pada alat kelaminnya.

Petugas Resmob Polrestabes Surabaya kemudian melakukan penyelidikan dan curigai pelaku pembunuh adalah Sholeh, yang merupakan warga Dusun Nduran RT 3 RW 2 Wonoayu, Sidoarjo. Saat ditangkap tidak bisa karena ditemukan sejumlah barang bukti berupa sandal jepit, sarung tangan dengan noda darah, dan telepon kantor.

Dihadapan petugas Sholeh mengaku jika dia membunuh korban karena sakit hati sering dihina korban. Sholeh juga mengakui jika setelah korban meninggal, dia sempat mengauli korban.

Akibat perbuatannya Sholeh yang sudah memiliki satu anak, dikenakan hukuman penjara diatas 20 tahun, atas tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain atau pembunuhan dan pemerkosaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 sub 338 KUHP dan 285 KUHP.

Sebelumnya Tabita Maerani (21) asal Blitar ditemukan tewas di tempat kerjanya Pusat Emas Model Baru Untung Bersama Sejahtera (UBS) yang ada di Jl Kenjeran No 395-399. Saat itu korban tewas akibat terjatuh dari lantai 2 (logistik) ke lantai 1. Tak hanya itu, tubuh korban menghantam bagian atas lift.[beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x