Find and Follow Us

Minggu, 15 Desember 2019 | 04:24 WIB

Maling Bobol Brangkas SMA 17

Oleh : Suriani | Sabtu, 8 Oktober 2011 | 01:00 WIB
Maling Bobol Brangkas SMA 17
sripoku.com
facebook twitter

INILAH.COM, Makassar - Kawanan maling berhasil membobol sebuah brangkas uang milik SMA Negeri 17 Makassar Jalan Sunu No. 11 Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Akibatnya, uang sejumlah Rp 38 juta raib.

Dua buah brangkas masing-masing brangkas OSIS berisi sekitar Rp30 juta dan brangkas Komite berisi sekitar Rp8 juta. Kedua brangkas tersimpan di dalam ruang tata usaha sekolah.

Menurut keterangan Muh. Arfah (40) cleaning servis yang tinggal di
kompleks SMA N 17, sepulang dari acara tahlilan di perumahan Unhas dirinya langsung ke Pos yang terletak di belakang sekolah untuk istirahat.

Sekitar pukul 02.00 wita ia berpatroli keliling sekolah. Saat itu ia
melihat pintu ruang masih terkunci dan aman.

Keterangan yang sama diutarakan oleh Berti (29) cleaning servis. Diceritakannya bahwa pada pukul 23.30 wita dirinya membersihkan seluruh ruangan termasuk ruang tata usah dan ruang kepala sekolah.

"Saya membersihkan sekitar pukul 00.00 wita dan lagsung mengunci seluruh ruangan dan pintu utama selanjutnya kembali ke kamar tidur. Saya baru bangun pukul 05.30 wita," tegas Berti.

Ia melanjutkan, dirinya baru bangun pagi dan menuju ke ruang utama
untuk membuka pintu. Saat hendak membuka pintu ruang tata usaha dan kepala sekolah, pintu kedua ruangan itu sudah rusak engselnya dalam keadaan terbuka.

"Saya melihat ruangan berantakan dan acak-acakan, lalu saya
menghubungi bu Norma (kepala tata usaha) dan kepala sekolah serta kepala komite," jelas Berti.

Pihak kepolisian sektor Tallo kemudian terjun ke tempat kejadian.
Dipimpin langsung oleh Kapolsek Tallo Kompol Frans Tendean datang untuk melakukan olah TKP bersama tim identivikasi Polrestabes Makassar.

Ia mengatakan, kasus ini akan diselidiki lebih lanjut. Diperkirakan
pencuri beraksi sekitar pukul 02.00 wita - 06.00 wita. " Untuk
sementara Arfah dan Berti diamankan di Mako Polsek Tallo untuk
diminta keterangan penyelidikan," jelasnya. [gus]

Komentar

Embed Widget
x