Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 2 Maret 2015 | 00:38 WIB
Hide Ads

40 RS Layani Pengobatan PNS dan Pensiunan

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Rabu, 7 September 2011 | 20:59 WIB

Berita Terkait

40 RS Layani Pengobatan PNS dan Pensiunan
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta memberikan jaminan kesehatan berobat bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan. Sebanyak, 40 rumah sakit (RS) di empat wilayah kota administrasi di Jakarta siap memberikan layanan pengobatan bagi PNS dan pensiunan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan DKI, Dien Emmawati, mengatakan JPK PNS merupakan bantuan pembayaran selisih biaya pelayanan kesehatan yang tidak dijamin PT Askes yang diberikan Pemprov DKI Jakarta kepada PNS DKI. Manfaatnya, PNS dapat berobat di Puskesmas dan RS di Jakarta.

"Jaminan pembiayaan ini menanggung pelayanan kesehatan yang tidak ditanggung PT Askes dan selisih biaya perawatan ditanggung JPK PNS sesuai dengan plafon yang ditentukan," kata Dien.

Menurutnya, PNS pemegang kartu JPK PNS ini bisa berobat di RS yang bekerja sama dengan PT Askes seperti di 40 RS. Yakni, 11 RS yang berada di Jakarta Pusat, 8 RS di Jakarta Barat, 10 RS di Jakarta Timur, 4 RS di Jakarta Utara dan 7 RS di Jakarta Selatan.

Berikut RS yang ditunjuk. Di wilayah Jakarta Pusat adalah RSUD Tarakan, RS AL Mintoharjo, RS Moh Ridwan Maureksa, RS PGI Cikini, RS Islam Jakarta, RS Husaha, RS MH Thamrin, RSPAD Gatot Subroto, RS Abdi Waluyo, RS Budi Kemuliaan dan RS Bersalin YPK.

Di Jakarta Barat di RSUD Cengkareng, RS Kanker Dharmais, RSAB Jantung Harapan Kita, RS Harapan Kita, RS Pelni, RS Sumber Waras, RS Jiwa Dr. Soeharto Herdjan dan RS Bhakti Mulia.

Jakarta Timur antara lain RSUD Pasarrebo, RSUD Budhi Asih, RSUD Duren Sawit, RS Persahabatan, RS Islam Pondok Kopi, RS UKI, RS OMNI, RS Haji Jakarta, RS Kartika Pulomas dan RS Khusus Jantung Bina Waluyo.

Di Jakarta Utara, antara lain RSUD Koja, RS Islman Sukapura, RSPI Prof Sulianti Soeroso dan RS Pelabuhan.

Serta Jakarta Selatan, ada RS Fatmawati, RS Marinir, RS Bhayangkara Selapa Polri, RS Tebet, RS Prikasih, RS Jakarta dan Jakarta Kidney Center.

Dalam catatan Dinas Kesehatan Pemrov DKI, sejak 22 juni 2011, PNS yang dirawat inap kebanyakan menderita penyakit jantung dan diabetes mellitus.

"Dari 1.052 PNS yang menggunakan JPK PNS, di antaranya sebanyak 164 orang merupakan pensiunan PNS. Artinya, JPK PNS sudah menjadi nadi kesehatan pegawai. Karena selama ini kalau sakit, PNS hanya diberikan keringanan 15 hingga 20 persen dari Askes. Sisanya sekitar 80 persen dibayar sendiri. Kalau pegawai golongan rendah, pasti akan jatuh perekonomiannya," tegas Dien. [tjs]

1 Komentar

Image Komentar
KEN UDYANI - Jumat, 12 Oktober 2012 | 12:26 WIB
Anak2 kami lahir di rmh bersalin ypk , dan setau saya ypk tdk terima askes,tapi saya baca ternyata ypk masuk dalam jpk.alhamdulillah . . .sehingga dengan jaminan jpk saya tetap bisa berobat di ypk. ... yg ingin saya tanyakan apakah kalau saya akan kontrol di ypk harus juga konsul lebih dulu ke puskesmas? atau bagaimana prosedur tuk kontrol di ypk dengan menggunakan kartu jpk?.. . terima kasih.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.