Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 19:52 WIB

Nunggu Pelanggan, PSK Bisu Ditangkap Satpol PP

Kamis, 11 Agustus 2011 | 12:53 WIB
Nunggu Pelanggan, PSK Bisu Ditangkap Satpol PP
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Pasuruan - Memasuki hari kesepuluh bulan suci Ramadan, pekerja seks komersial (PSK) di Pasuruan ternyata masih membuka praktik. Memberikan pelayanan seksual kepada pelanggan.

Terbukti, dalam razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar oleh polisi pamong praja (Pol PP), denpom dan Polres Pasuruan Kamis (11/8/2011) dini hari, empat PSK berhasil diciduk. Petugas menduga jumlah PSK yang praktik lebih banyak lagi.

"Kami menduga memang bocor, razia pekat ini. Sebab, pekerja seks komesial (PSK) yang kita dapatkan sedikit. Yaitu, cuma 4 PSK. Dua orang tertangkap di lapangan Mlaten, Gempol, 1 orang tertangkap di pasar baru Pandaan dan 1 lagi di daerah Jetak, Pandaan," ujar Misbakhul Munir, penyidik Pol PP.

Dari 4 PSK yang terjaring razia petugas gabungan, salah satu diantaranya ada yang merupakan wajah-wajah lama. Dia adalah Kasiami (27), PSK asal Surabaya yang nekat menjajakan diri di bulan suci Ramadan demi untuk menghidupi dan membiayai anak-anaknya bersekolah.

"Ada yang lucu dalam razia dini hari tadi. Yaitu kita dapatkan seorang PSK yang tengah menunggu lelaki hidung belang di daerah Jetak. Tetapi, ternyata PSK ini bisu sehingga kita kesulitan untuk komunikasi. Saat kita tangkap, dia sempat berusaha melarikan diri," ungkap Misbakhul Munir.

Meskipun hanya mendapatkan sedikit PSK, lanjutnya, razia pekat ini akan digelar terus selama bulan Ramadan. "Di tempat prostitusi Carat dan Tangkis Gempol, sepi PSK. Rupanya mereka sudah tahu jika akan dirazia," terangnya.

Setelah ditangkap, para PSK ini selanjutnya disidangkan di Pengadilan Negeri Bangil untuk ditindak tipiring (tindak pidana ringan). [beritajatim.com]

Komentar

Embed Widget
x