Find and Follow Us

Senin, 20 Januari 2020 | 02:58 WIB

FPI Tuding Greenpeace Terima Dana Judi

Oleh : MA Hailuki | Selasa, 2 Agustus 2011 | 16:46 WIB
FPI Tuding Greenpeace Terima Dana Judi
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta menuding Greenpeace sebagai organisasi kafir karena menerima dana haram judi lotere dari Belanda.

Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, Habib Salim Alatas mengatakan, FPI mendapat banyak laporan dari masyarakat dan ormas tentang sepak terjang Greenpeace yang semakin meresahkan di Indonesia.

Ulama yang akrab disapa Habib Selon ini mengatakan, Greenpeace dalam membiayai kegiatannya disokong oleh dana haram yaitu dana lotere dari negara Belanda.

Bukti yang tidak dapat dielakkan, kata Habib Selon, dapat dilihat di situs Greenpeace sendiri dengan alamat http://www.greenpeace.nl/Doneren/Nationale-Postcode-Loterij/.

"Dalam situs tersebut terpampang foto perwakilan Greenpeace menerima dana haram dari lotere di Belanda dan Eropa. Untuk tahun 2010 saja, Greenpeace menerima dana 2.250.000 poundsterling atau senilai Rp31 miliar. Ini duit haram, duit judi. Ini LSM Greenpeace udah kagak bener, FPI bakal usir mereka dari Jakarta," tegas Habib dalam keterang pers yang diterima INILAH.COM, Selasa (2/8/2011).

Keberadaan Greenpeace di Jakarta, lanjutnya adalah liar karena tidak melapor dan terdaftar di Kesbangpol DKI Jakarta. Sebagai LSM liar Greenpeace sering menjelek-jelekkan Indonesia di luar negeri.

"Greenpeace sebagai LSM asing, LSM kafir jelas sudah melanggar hukum. Pemerintah harus tegas terhadap LSM yang dibiayai negara-negara kafir. Jelas sekali kehadiran Greenpeace adalah perwakilan negara asing untuk menekan negara kita," ujarnya.

Atas dasar tersebut, FPI mendesak pemerintah dalam hal ini, Kemendagri, Kemenhuk dan HAM harus segera mengusir dan melarang kegiatan Greenpeace di Indonesia. Pemerintah dapat meniru langkah pemerintah Kanada, Selandia Baru dan Cina yang telah mengusir dan mengharamkan Greenpeace di negaranya. [mah]

Komentar

x