Find and Follow Us

Kamis, 23 Mei 2019 | 18:10 WIB

Moratorium Mal Jakarta Diusulkan Hingga 2015

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Jumat, 15 Juli 2011 | 17:54 WIB
Moratorium Mal Jakarta Diusulkan Hingga 2015
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyambut positif rencana kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang akan melakukan moratorium (penghapusan) izin pendirian mal hingga tahun 2012.

"Pada dasarnya kita setuju dengan rencana moratorium terhadap mal di Jakarta oleh Gubernur Fauzi Bowo, tapi kita meminta waktu penghapusan izin pendirian mal diperpanjang hingga tahun 2015," kata anggota dewan dari Fraksi PDIP William Yani, di gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (15/7/2011).

Perpanjangan waktu moratorium terhadap ijin pendirian mal di Jakarta tersebut, dijelaskan William, didasari dari beberapa alasan. Di antaranya banyak pusat perbelanjaan atau mal di Jakarta yang dapat berefek pada matinya beberapa mal-mal lain yang berada di pinggiran kota.

"Dengan perpanjangan moratorium mal yang diberlakukan, tentunya ada beberapa dampak positif yang dirasakan, seperti, membuat mal lama yang telah berdiri, tetap eksis dan bertahan, sementara dampak lain adalah memberikan dukungan kepada pedagang-pedagang tradisional untuk bertahan hidup ditengah persaingan," jelasnya.

Dia mengusulkan moratorium tak hanya dilakukan terhadap mal, tetapi juga minimarket dan hipermarket. "Khusus minimarket perijinan pendirian harus di stop total. Bukti yang ada menyebutkan, menjamurnya minimarket di Jakarta berdampak pada matinya warung kecil atau pedagang tradisional," jelasnya. Dia menjelaskan, jangan sampai peraturan yang dibuat oleh pemerintah nantinya akan merugikan dan mematikan usaha rakyat kecil. [mvi]

Komentar

Embed Widget
x