Sabtu, 26 Juli 2014 | 18:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kaku Otot-otot Kaki
Oleh:
metropolitan - Rabu, 14 Oktober 2009 | 14:38 WIB
GANGGUAN kaku pada otot kaki seringkali dianggap masa bodo, bahkan dianggap bukan gangguan. Padahal mengatasi gangguan penyakit di awal, akan lebih mudah ketimbang menyembuhkan penyakit yang sudah parah.
Gangguan ini biasanya banyak dialami para mantan olahragawan keras semacam tenis, volley, basket, bola kaki, dan sebagainya. Penderita sakit urat kaku di kaki apabila duduk lama, atau bersila di bawah lalu mau berdiri, kaki terasa kaku, nyeri, terasa beku dan gerakan menjadi lambat, berat serta tidak nyaman.
Anggota tubuh gerak bawah kerja saraf dikontrol dan diefektur, dan dipengaruhi dari saraf pusat mulai dari Lumba (L1)-Sakralis (S3) dari daerah medulla spinalis bersama canalis dalam ganglion.
Gerakan pijat bisa dilakukan mengarah pada defekasi di bagian segmentasi tungkai bawah depan, punggung telapak kaki dan jari-jari kaki di bagian kaki yang sakit (kaku).
Terus segmentasi di tungkai bawah belakang, telapak kaki dan tumit.
Gerakan-gerakan manipulasinya;
1. Pembukaan, dimulai dari daerah pinggang, panggul, perut dan lipat perut.
2. Selanjutnya, luruskan betis, lakukan mengurut dengan tiga jari tangan dari bawah ke atas, dan pijat. Tekan sambil diputar dengan ibu jari tangan dari atas ke bawah pada 8 titik nyeri betis intermedia, lateral dan medial.
3. Lanjutkan struking, petressage dan friction dengan ibu jari tangan pada 6 titik nyeri malleolus lateral dan medial di belakang, bawah dan depannya.
4. Pijat, tekan, dengan ibu jari tangan pada 3 titik nyeri tumit, telapak kaki, mulai dari pangkal jari tengah kaki sampai di tengah-tengah tumit.
5. Diurut dengan tiga jari tangan dari bawah ke atas, dan pijat. Kemudian tekan sambil didorong dengan ibu jari tangan pada 6 titik nyeri tungkai bawah depan dari atas ke bawah sepanjang otot betis.
6. Struking, petressage, dan friction dengan ibu jari tangan di titik-titik nyeri sela-sela punggung telapak kaki dari pangkal jari-jari kaki sampai sebelum pergelangan kaki dan titik nyeri jari-jari kaki dari distal sampai proximal.
Tindakan pijatan lebih konsentrasi atau agak lama di daerah otot-otot kaki yang mengalami kaku. Untuk menjaga atau melakukan rileksasi bisa diberikan exercise.
Gerakan latihan (exercise) yaitu pada dursal flexio, plantar flexio, gerak rotasi ke dalam (infersi), gerak rotasi keluar (efersi), di bagian kaki yang mengalami kaku.
Latihan gerakan diulang-ulang beberapa kali, sampai otot dan urat-urat kaki benar-benar rileks.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER