Selasa, 21 Oktober 2014 | 05:49 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Diduga Sesat, Aliran Wahidiyah Digerebek
Headline
Abdul Latif Ra - blogspot.com
Oleh:
metropolitan - Senin, 12 Oktober 2009 | 02:01 WIB
INILAH.COM, Pamekasan - Ribuan warga Dusun Sumber Wangi satu Desa Bandaran Kecamatan Tlanakan menurunkan paksa panggung berukuran 5x6 meter jamaah Wahidiyah yang akan digunakan sebagai tempat ibadah pengikut aliran Wahidiyah.

Rencananya, pengajian tersebut akan digelar hari ini, Senin (12/10) sekitar pukul 19.00 malam. Namun, ribuan warga menolak dan merusak tempat pengajian tersebut.

Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti apakah aliran tersebut sesat atau tidak. Namun, aliran tersebut dianggap sesat oleh warga. "Yang kami tidak terima, jama'ah tersebut mengundang Romo KH. Hadratul Mukarrom Abdul Latif Ra pengasuh pondok Kedunglo Al Munadharoh Kediri. Nah romo ini kan pendeta, kok bisa ada kiai haji-nya," kata Samlan, warga setempat, Minggu (11/10) malam.

Didik, warga lainnya mengaku, pengajian tersebut sering mengganggu warga. "Ajaran ini tidak jelas Mas," ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Tlanakan, AKP Bambang mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Pasalnya, massa terlalu banyak. "Kami akan mengambil langkah terbaik bagi keamanan warga dan jamaah wahidiyah," pungkasnya. [beritajatim.com/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
17 Komentar
yani@
Selasa, 2 Agustus 2011 | 05:28 WIB
saya sangat setuju comentar pak agus siapa saja yg mengikut i ajaran ini berantakan semuanya terutama ekonomi yg makmur ya pemimpinnya aja sudah G sesui dg arti kehidupan yg semestinya jujur saja saya pribadi mengalaminya semuanya "PEMBOHONG BESAR" hati hati jebakan -jebakan yg tersebar khususnya daerah pulau BALI saya merasa SAKIT HATI karena telah ditipu hancur ekonomi dan keluarga semuanya HATI-HATI terhadap bahaya laten
agus
Senin, 18 Juli 2011 | 14:27 WIB
sy mempunyai adik laki2 yg ikut sholawat wahidiyah,skr dia lebih sibuk mengaji sampai pagi,klo pagi tidur,siang kerja sore brkt ngaji sampai pagi. sampai2 istri dan kedua anaknya terlantar jd sy sbg pakdhe dari kedua keponakan sy jd trenyuh kpd ponakan sy.bisakah romo yai ato siapa saja menasehatinya,,,,,krn sy udah gak tahan dgn gayanya yg sok jd ulama,dan kasihan terhadap anak istrinya,,,,,insya allah dlm waktu dekat ini klo dia tidak berubah akan sy hajar sendiri.
JPW
Minggu, 17 Juli 2011 | 23:28 WIB
ya Alloh.. Romo Yai di bilang pendeta..?? kebangetan bnget tu orang.. Romo itu sebutan untuk orang yg dituakan krn memiliki ilmu dan keutamaan yg lebih.. sebagai rasa hormat kepadanya.. itu sudah biasa di masyarakat jawa.. makanya punya mulut , ya nanya2 kek gtu..!!! semoga tidak terulang..
nhurul ainun
Senin, 9 Mei 2011 | 20:05 WIB
buat yg loom mgnal sholawat wahidiyah .. kalau g' tauu g' usah mkir yg macam' !!!!
badrul munier
Rabu, 9 Maret 2011 | 15:50 WIB
kalao ga tau tentang wahidiyah pelajari dulu dan pahami kalau menganggap wahidiyah itu sesat belajarlah mengaji lagi tentang islam dan ajaranya dan juga sunah rosul SAW
Rama Muhammad
Jumat, 4 Maret 2011 | 15:05 WIB
Bagi mereka yang menganggap sesat WAHIDIYAH, kami harap mau mempelajarinya dengan niat mencari kebenaran, bukan pemenangan dan pembenaran. hal istilah ROMO yang dipermasalahkan dlm artikel diatas, itu adalah sebutan orang jawa untuk orang yang dituakan. Romo = Bapak. Kata2 Romo lebih halus dari pada bapak (bahasa jawa kromo). Misalnya, kanjeng Romo, Romo kyai dsb. Dijawa dan madura atau daerah lain tentunya mempunyai bahasa kasar dan halus. Maka sebelum anda mengatakan benar atau salah thdp sesuatu, lebih baik pelajari dulu. Jangan katakan kalau durian itu tidak enak karena kulitnya keras dan lancip kalau kita belum tahu dalamnya.
alvin bocah wahidiyah
Jumat, 11 Februari 2011 | 09:34 WIB
kalau tdk suka dgn wahidiyah jangan sampai menuduh wahidiyah sesat wahidiyah merupakan salawat yg di baca untuk kanjeng nabi sama seperti ajaran yg lain . hati2 orang yang menghina wahidiyah akan menyesal nanti , tolong pegang omongan saya . trim.
Romeo
Jumat, 28 Januari 2011 | 01:25 WIB
Bismillah ... Assalamualaikum buat sdr2 semuanya. Boleh kan sedikit berkomentar (setahu saya) : 1. Romo di jawa panggilan bapak (Bhs.Kromo Inggil/Jawa). Romo bagi umat nasrani setahu saya memang identik dengan Pendeta. Jadi itu hanya soal panggilan bisa mengandung arti lain. Tergantung yg berkepentingan mengambil arti yang mana. Namun bagi Pengamal Wahidiyah Romo adalah Guru Rohani. Dan bagi saya ROMO adalah GURU ROHANI. 2. Sdr2 sudah memperoleh dan membaca belum lembaran Sholawat Wahidiyah yg setahu saya cuma selembar bolak balik ? Kalau belum memperoleh Insya Allah kalau anda membuka hati akan mendapatkannya lembaran itu. 3. Bila sudah mendapatkan lembaran Sholawat Wahidiyah. Monggo sama-sama dibaca (termasuk saya sendiri) Syukur di amalkan. Ada dasarnya, runut ajaran dan tata caranya (masak dibilang sesat ! Mohon maaf saya pribadi minim dasar agama namun saya berusaha memperbaiki diri pribadi saya) Ada juga paling atas AMALAN SHOLAWAT WAHIDIYAH, yg namanya amalan bila sehati segera amalkanlah namun bila tidak sehati ya monggo di seleh ne (diletakkan Bhs Jawa) lembaranya. Jd Harapanku Jgn diseleh ne panggung e. Kasihan dong ... orang mau berdoa dan bertobat dengan bersholawat kepada Nabi Muhammad saw kok malah dilarang/di kuyo kuyo. Sementara panggung yg merusak moral di diamkanā?¦!!!!! 4. Dalam lembaran juga sangat jelas terbaca "BUKAN ALIRAN DAN BOLEH DIAMALKAN SIAPA SAJA TANPA PANDANG BULU". Saya rasa jelas artinya/maknaya. 5. Maaf bila pendapat saya kurang berkenan tak lain tak bukan karena keterbatasan saya sebagai umat manusia. Terimakasih. Mari kita bersama sama Lari Ke Jalan Allah "FAFFIRUILLALLAH'.
bakti
Rabu, 26 Januari 2011 | 19:44 WIB
Itulah salah satu yg menunjukkan bahwa kebodohan diPulau madura masih sgt melekat,tanpa menelaah terlebih dahulu apa yang terkandung dalam Sholawat Wahiyyah,,sebaiknya Sdr2 diMadura pelajari dulu apa itu Wahiyah dan Ajarannya,,,,
eser
Minggu, 13 Juni 2010 | 10:03 WIB
hei semua,muhammadiyah belum bisa dikatakan sesat,tapi klu menurutku terlalu menyanjung romo yai nya itu terlalu berlebihan,yang saya sesalkan tu bukan dari wahidiyahnya tapi dr orang-orangnya yang pengikut ajarannya yang kurang paham tentang ajaranya,mungkin dia kenal juga dr ajakan temannya atau tetangganya.saya juga melihat mata sendiri ya waktu mau jabat tangan sama romonya aja orang2 pd jongkok padahal sama panitia mujahadah kubro dah di angkat biar berdiri tapi orang2 tetep jongkok,tapi dari mbah romo yai sendiri waktu pemberian ceramah tidak membahas itu ini waktu mujahadah kubro lo ya bukan hari yang lain.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER