Find and Follow Us

Jumat, 22 November 2019 | 23:12 WIB

Seks Bebas, Penyakit Kelamin Merajalela

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Senin, 20 Juni 2011 | 14:45 WIB
Seks Bebas, Penyakit Kelamin Merajalela
Foto : ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kenakalan remaja, berupa seks bebas, dan hamil di luar nikah di Ibu Kota cukup tinggi. Seiring tingginya perilaku seks bebas ini, pertumbuhan penyakit kelamin pun makin merajalela.

Data yang didapat dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, tahun 2010, sebanyak 9.060 orang di Ibu Kota yang menderita penyakit kelamin, 5.051 diantaranya berjenis kelamin perempuan. Dari total jumlah tersebut, 3.007 diantaranya masih berusia antara 14 dan 24 tahun.

"Ini fenomena yang mengkhawatirkan kita semua. Di rumah remaja hadapi kekerasan, di luar mereka hadapi kenakalan. Fase pencarian jati diri adalah fase yang rentan terjadinya perilaku menyimpang. PWNU memiliki concern untuk menyelesaikan masalah tersebut," tegas Djan Faridz, anggota DPD RI DKI Jakarta.

Menurutnya, untuk menuntaskan problematika remaja di Jakarta, dibutuhkan pembelajaran atau pengenalan kesehatan reproduksi di kalangan remaja. "Saat ini Fatayat NU telah banyak berkotribusi untuk menangani kesehatan reproduksi remaja di daerah lain," ujar pria yang juga Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI.

Dirinya juga menyebutkan, selain angka kenakalan remaja di Ibu Kota yang meningkat, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak cukup tinggi. Berdasarkan data Komisi Nasional Perempuan tercatat ada 54.425 kasus kekerasan terhadap perempuan pada tahun 2008, meningkat 213 persen dari tahun sebelumnya yang disebutkan ada 25.522 kasus.

Peningkatan serupa juga terjadi pada kasus kekerasan terhadap anak. Data Komnas Perlindungan Anak menyebutkan, kekerasan terhadap anak pada tahun 2008 tercatat 1.748 kasus dan pada tahun 2009 meningkat menjadi 1.998 kasus, dengan sekitar 62,7 persen di antaranya adalah kekerasan seksual. [bar]

Komentar

Embed Widget
x