Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 29 Maret 2015 | 16:20 WIB
Hide Ads

'Akar Persolanan Kebakaran di DKI Perlu Diatasi'

Oleh : Irvan Ali Fauzi | Minggu, 6 Maret 2011 | 22:04 WIB
'Akar Persolanan Kebakaran di DKI Perlu Diatasi'
foto: istimewa

INILAH.COM, Jakarta - Frekuensi kebakaran yang tinggi di pemukiman padat di DKI Jakarta perlu dicari solusinya secara permanen.

Hal itu dikatakan oleh Anggota DPD DKI Jakarta Djan Faridz saat memberikan santunan untuk korban kebakaran di di Jalan Lindung RT 01 dan 02, RW 12, Kelurahan Penjagalan Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

"Frekuensi kebakaran di DKI ini cukup tinggi. Apalagi kebakaran tersebut seringkali terjadi di kawasan permukiman yang padat penduduknya sehingga tindakan untuk pemadaman sulit dilakukan. Akar persoalan tentang kebakaran ini perlu diperdalam dan dicarikan solusinya agar di masa depan masalah ini berkurang," kata Faridz melalui rilis yang diterima INILAH.COM, Minggu (6/3/2011).

Dalam kesempatan itu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta memberikan bantuan bagi warga korban kebakaran di kawasan itu.

Bantuan yang yang diserahkan langsung oleh Ketua PWNU DKI Djan Faridz ini merupakan bentuk simpati dan kepedulian sebagai sesama warga Jakarta.

Faridz mengatakan, kebakaran yang kerap terjadi di Ibu Kota perlu adanya solusi cerdas guna meminimalisir angka kebakaran terutama di kawasan padat penduduk.

Menurutnya, kebakaran sudah menjadi problem klasik bagi warga Ibu Kota. "Tingginya frekuensi kebakaran di kawasan permukiman padat adalah masalah yang harus dicarikan solusinya segera. Mobil pemadam tidak bisa masuk ke lokasi kebakaran. Hidran juga jarang dan kadangkala kosong. Jadi, warga secara swadaya memadamkannya," tuturnya.

Keterlibatan warga NU membantu warga lain yang terkena bencana atau musibah merupakan program yang akan diinstitusikan dalam tubuh PWNU di bawah kepengurusannya. "Warga NU harus melebarkan aktivitasnya dan mampu mengambil peran di tengah- tengah lingkungannya. Penguatan aktivitas keagamaan dan terlibat dalam pemberdayaan," tutup Faridz.

Sumbangan dari PWNU DKI Jakarta ini antara lain berupa 200 sarung, 200 daster, 200 kaos pria, 200 pakaiam dalam wanita, 100 kaleng 100, 100 dus mie instan, karpet plastik musholla, atap terpal musholla dan pompa air wudhu. Bantuan ini diserahkan langsung PWNU DKI kepada warga yang menjadi korban kebakaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga dalam aktivitas kesehariannya.[iaf]

Tag :

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.