Sabtu, 22 November 2014 | 09:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pemadam Kebakaran DKI Butuh 2.550 Personel Baru
Headline
jakarta.go.id
Oleh: Irvan Ali Fauzi
metropolitan - Jumat, 28 Januari 2011 | 02:45 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Banyaknya petugas yang memasuki usia pensiun, mengakibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) DKI Jakarta kekurangan personel.
Saat ini, dari 3.000 kebutuhan personel, hanya terealisasi sebanyak 450 personel baru. Sehingga masih dibutuhkan lagi sebanyak 2.550 personel tambahan yang diharapkan secara bertahap bisa terpenuhi pada 2014 mendatang.
“Kenapa demikian, karena satu sudin saja petugas yang pensiun mencapai 39 orang dalam satu bulan. Lima wilayah bisa mencapai 195 orang yang pensiun. Berarti dalam satu tahun yang pensiun bisa mencapai 2.340 orang. Kalau dibiarkan, lama kelamaan habis petugas kita,” ujar Paimin Napitupulu, Kepala Dinas Damkar dan PB DKI Jakarta, Kamis (27/1), seperti dilansir beritajakarta.com.
Diungkapkannya, penambahan personel perlu dilakukan karena jumlah kasus kebakaran dan penanggulangan bencana setiap tahun terus meningkat. Berdasarkan data Dinas Damkar dan PB DKI, jumlah kebakaran dari tahun 2009-2010 mencapai 1.541 kasus dengan kerugian mencapai Rp 483,9 miliar. Rinciannya, 843 kasus pada 2009 dengan jumlah kerugian Rp 278,5 miliar dan 698 kasus pada 2010 dengan jumlah kerugian Rp 205,3 miliar. Untuk korban jiwa tewas tercatat 21 orang dan luka-luka sebanyak 69 orang, serta 2 orang petugas mengalami luka-luka.
Paimin mengakui, sebelumnya pihaknya mengajukan penambahan 1.000 personel petugas kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI. Namun dari permintaan tersebut, ternyata hanya 450 orang yang lolos seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) DKI tahun 2010 lalu.
Jumlah tersebut dinilai sangat kecil untuk memenuhi tugas yang semakin berat, karena jika ada bencana di ibu kota, pihaknya juga yang paling berwenang melakukan penanganan secara langsung. Seperti penanganan pohon tumbang, bangunan roboh hingga teroris dan ancaman bom, petugas Damkar DKI sudah turun ke lapangan untuk menanganinya. “Jadi tugas kita sudah sangat berat. Sehingga harus ada penambahan personel petugas di lapangan,” imbuhnya.[iaf/beritajakarta.com]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
yulianto
Kamis, 29 September 2011 | 13:05 WIB
saya ingin sekali menjadi damkar,apa lagi pekerjaannya mulia banget,... membantu masyarakat yang kesulitan menjinakan si jago merah (api).... buat bapak paimin napitupulu kepala dinas damkar....tolong bantu saya untuk menjadi petugas damkar,.... sebelumnya saya ucapkan banyak-banyak terima kasih,.....
yulianto
Kamis, 29 September 2011 | 12:57 WIB
saya ingin sekali menjadi damkar,apa lagi pekerjaannya mulia banget,... membantu masyarakat yang kesulitan menjinakan si jago merah (api).... buat bapak paimin napitupulu kepala dinas damkar....tolong bantu saya untuk menjadi petugas damkar,.... sebelumnya saya ucapkan banyak-banyak terima kasih,.....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER