Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 1 Maret 2015 | 07:32 WIB
Hide Ads

Pemprov: Pergub Kawasan Rokok di DKI Sesuai UU

Oleh : Irfan Fikri | Kamis, 6 Januari 2011 | 19:30 WIB
Pemprov: Pergub Kawasan Rokok di DKI Sesuai UU
inilah.com/Agung Rajasa

INILAH.COM, Jakarta - Pemprov DKI menyatakan gugatan masyarakat terhadap Pergub 88/2010 tentang kawasan bebas rokok tidak beralasan. Pembuatan Pergub 88/2010 itu dinilai sudah mengacu pada UU 36/2009 tentang kesehatan.

"Tidak ada masalah karena pada dasarnya pergub sudah mengacu pada UU dan tidak bertentangan dengan UU di atasnya," katanya Kabid Penindakan Hukum BPLHD DKI Ridwan Panjaitan di Jakarta, Kamis (6/1/2010).

Ridwan menyatakan, keberadaan pergub itu untuk melindungi masyarakat terhadap ancaman kesehatan akibat asap rokok orang lain (AROL). "Sesuai hasil penelitian diketahui keberadaan ruang khusus merokok mengakibatkan terkontaminasi dan mengganggu kesehatan, jadi DKI mempersilakan orang merokok asal tidak mengganggu orang lain," katanya.

Seperti diketahui, aturan tentang larangan merokok dipasang di hampir sejumlah sudut di balai kota dan DPRD DKI, tapi tidak sepenuhnya berhasil meredam perokok. Kegiatan warga merokok masih tetap terjadi di sejumlah lokasi dan ruangan setelah tempat khusus untuk merokok dihapuskan di seluruh gedung di DKI.

Sebelumnya diberitakan, Tim Advokasi Hak Rakyat (TAHR) menyatakan Pergub DKI Nomor 88/2010 bertentangan dengan UU 32/2004 tentang pemerintah daerah (pemda) dan UU 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

Masyarakat menilai penerapan isu pencemaran udara tidak tepat karena merokok dianggap tidak mengakibatkan pencemaran udara. [mah]

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.